Berita

Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Sekjen PDIP: Mohon Maaf Rakernas IV Tertutup

RABU, 19 JUNI 2019 | 13:44 WIB | LAPORAN:

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV PDI Perjuangan berlangsung hari ini (Rabu, 19/6) di kantor pusatnya, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.

Banyak agenda internal yang dibahas dalam rakernas ini.

“Mohon maaf kepada teman-teman pers, mengingat Rakernas IV lebih banyak membahas agenda internal partai, maka Rakernas bersifat tertutup," kata Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto melalui pernyataan tertulis yang diterima redaksi.


Hasto mengingatkan, ketika Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam Rakernas III di Bali, mengambil keputusan untuk mencalonkan kembali Jokowi sebagai calon presiden di Pemilihan Presiden 2019 juga digelar secara tertutup.

"Maka Rakernas IV kali ini pun dilaksanakan secara tertutup," jelasnya.

Menurut Hasto, partai menyadari bahwa keheningan dalam politik penting dalam kontemplasi politik. Terlebih ketika PDIP memerlukan suasana khusus dan kejernihan alam pikir guna merumuskan agenda strategis internal partai ke depan.

Masih kata Hasto, Rakernas IV juga merumuskan seluruh tanggung jawab partai di dalam mewujudkan harapan rakyat yang kembali mempercayakan PDIP dan Jokowi-Maruf.

"Dalam politik, oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri, kami diajarkan untuk lebih memilih membangun organisasi partai lebih penting daripada popularitas orang per orang," imbuhnya.

Hasto menekankan, Rakernas IV ini secara khusus sebagai persiapan konsolidasi PDIP dalam Rangka Pelaksanaan Kongres V. Adapun Kongres akan diagendakan pada 8 Agustus 2019 di Bali.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya