Berita

Muddai Madang/Dok

Politik

FOBI Dukung Muddai Madang Jadi Ketum KONI Pusat

RABU, 19 JUNI 2019 | 12:58 WIB | LAPORAN:

Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) mendukung Muddai Madang maju bursa pencalonan Ketua Umum KONI Pusat yang dipilih dalam Munas, Juli 2019 mendatang.

Dukungan itu telah disampaikan Wakil Ketua Umum Haris Chandra bersama Sekretaris Jenderal, Xaverius Djunair mewakili Ketua Umum FOBI, Dahlan Iskan, kemarin (Selasa, 18/6).

"Saya menginginkan adanya perubahan di KONI, dan meyakini perubahan tersebut ada pada Muddai Madang," kata Xaverius dalam keterangannya.


Haris Chandra meyakini Muddai Madang akan mendapatkan dukungan pemerintah, terlebih melihat sepak terjangnya yang sudah malang melintang di KONI dan KOI.

"Kami telah mengenal Muddai Madang empat tahun terakhir. Oleh karena itu KONI serta KOI nantinya pasti bisa berjalan bersama-sama," terang Haris Chandra.

Ketua Bidang Organisasi FOBI, Jandi Mukianto pun mengajak cabang olahraga dan KONI daerah untuk kompak mendukung wakil ketua KOI periode 2015-2019 tersebut.

"Sebagai pengacara dan kurator, saya melihat bahwa kasus yang menjerat pejabat teras KONI saat ini, sangat berbahaya tidak hanya bagi KONI sebagai organisasi tapi juga kesejahteraan keluarga dan pegawai KONI. Industrialisasi olahraga adalah salah satu jawabannya dan itu ada di  Muddai," tutup Jandi.

Muddai Madang, pengusaha sukses kelahiran Baturaja (Sumatera Selatan), 14 Agustus 1959, mulai menapaki kiprahnya di dunia olahraga dengan memegang tampuk jabatan sebagai ketua umum Pengurus Provinsi Persatuan Golf Indonesia (PGI) Sumsel.

Kecintaan dan keinginannya untuk membangkitkan kemblai kejayaan dunia sepabola daerah dan tanah air memotivasi Muddai untuk masuk ke dalam jajaran pimpinan manajemen PT Sriwijaya Optimis Mandiri Football Club dengan jabatan komisaris utama hingga saat ini. Dengan posisi tersebut, Muddai turut membidangi dan membesarkan klub sepakbola Sriwijaya FC yang terbilang sebagai salah satu klub papan atas di Indonesia.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya