Berita

Superhero GMPRI/RMOL

Politik

Pakai Baju Superhero, Massa GMPRI Tolak Kerusuhan Pasca Pemilu

RABU, 19 JUNI 2019 | 00:31 WIB | LAPORAN:

Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi masih akan terus berjalan hingga beberapa waktu mendatang. Patutnya masyarakat Indonesia mendukung penuh aparat keamanan, dalam hal ini TNI-Polri untuk mengamankan agenda sidang.

Hal ini senada dengan yang digaungka Dewan Pimpinan Agung Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Republik Indonesia (GMPRI) yang menginginkan agar masyarakat lebih bijak dalam bertindak serta tidak mudah terprovokasi.

Terlebih pasca Pilpres ini bangsa Indonesia seakan terpecah akibat ulah para perusuh demokrasi yang lebih mementingkan politik kotor dibandingkan dengan cara-cara demokrasi yang berdasarkan hukum.


Salah satu cara yang dilakukan massa ini yakni dengan menyebarkan pesan kebaikan guna mencegah kerusuhan. Uniknya, pesan tersebut disampaikan dengan mengenakan kostum 'Avengers', mulai dari Captain America, Hulk, Spiderman, Ironman, hingga Thor hadir di Silang Monas Patung Kuda.

"Kami GMPRI beserta seluruh komponen mahasiswa dan pemuda menolak segala bentuk aksi kerusuhan demi keutuhan NKRI. Selain itu, mendukung penuh TNI-Polri serta seluruh elemen bngsa indonesia dalam menjaga kedaulatan NKRI," ucap Ketua Umum DPA GMPRI, Raja Agung Nusantara, di loksdi, Selasa (18/6).

Mereka juga mengimbau elemen masyarakat Indonesia agar tetap menjaga situasi  yang  kondusif, aman dan damai demi keutuhan NKRI, serta tidak mudah terpengaruh dengan isu-isu yang dihembuskan di media sosial yang cenderung memecah belah masyarakat.

"Ketiga, mengingatkan dan menghimbau kepada masyarakat Indonesia untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta tetap berada di garis konstitusi," tambah Agung.

Dengan mematuhi jalur konstitusional, imbuhnya, masyarakat mampu menerima pendidikan politik sekaligus demokrasi secara langsung.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya