Berita

Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon/Net

Politik

Demi Keadilan, Fadli Zon Minta Jumlah Saksi Sidang MK Tak Dibatasi

SELASA, 18 JUNI 2019 | 17:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon berpendapat jumlah saksi dalam sidang sengketa Pilpres 2019 yang digelar di Mahkamah Konstitusi (MK) tak perlu dibatasi.

Menurut Fadli, penambahan jumlah saksi diperlukan mengingat perkara sengketa Pilpres bukan hal sepele.

"Dalam mencari kebenaran dan keadilan, apalagi ini soal masa depan bangsa, kita perlu memikirkan lebih banyak lagi saksi-saksi yang dihadirkan," kata Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (18/6).


Pada keputusan MK, jumlah saksi yang diperkenankan untuk dihadirkan oleh masing-masing kubu adalah 15 orang ditambah dengan dua saksi ahli.

Di sisi lain, tim hukum BPN Prabowo-Sandi berencana untuk mendatangkan sebanyak 30 saksi di sidang.

Fadli pun sadar jika banyaknya saksi yang dihadirkan akan berdampak pada waktu penyelesaian sidang. Namun hal itu diakuinya bisa diatasi.

"Memang sidangnya bisa sampai larut. Saksi bisa lebih efisien dalam menyampaikan apa yang diketahui. Jadi harusnya tidak dibatasi, tapi lebih efisien saja dalam menyampaikan kesaksian," tandasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya