Berita

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah/Net

Politik

Fahri Hamzah Geleng-Geleng Saat KPU Minta Perbaikan Jawaban Gugatan Pilpres Diundur

SABTU, 15 JUNI 2019 | 01:27 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah terheran-heran dengan sikap pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam sidang perdana yang berani meminta perpanjangan waktu perbaikan jawaban dalam sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (14/6).

"Tidak disangka melihat pihak terkait/termohon (KPU) ketua KPU Arief Budiman ketika berargumen meminta waktu perbaikan karena tidak mampu mendatangkan anggota saksi KPU dari Surabaya pada Senin esok dengan alasan tiket pesawat susah didapat pada Sabtu-Minggu," kata Fahri melalui akun Facebooknya.

Pernyataan orang nomor satu di lembaga penyelenggara pemilu itu dinilai Fahri mencerminkan buruknya kinerja KPU dalam mengawal pesta demokrasi lima tahunan itu.


"Di sini saya jadi ngeri sekali terhadap KPU. Tampak tidak profesional dan ketakutan/tidak kredibel," sambungnya.

Bukan tanpa alasan, sikap KPU tersebut bukan kali pertama terjadi. Pada pengumuman hasil Pilpres 2019, kata Fahri, profesionalitas KPU juga dipertanyakan saat memajukan jadwal pengumuman Pilpres yang sebelumnya sudah disepakati.

"Bagaimana suara kita yang sudah kita serahkan kepada KPU. Di mana waktu pengumuman Pilpres 2019 harusnya tanggal 22 Mei, tapi diubah tanpa pemberitahuan umum kepada seluruh pihak. Tapi diputuskan sendiri jadi tanggal 21 Mei," jelasnya.

"Sekarang rakyat menjadi semakin tahu bagaimana kualitas KPU Pusat," tandasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya