Berita

Foto: RMOL Sumut

Nusantara

Jaringan Server Error, Ujian Masuk SMA Negeri Terpaksa Ditunda

JUMAT, 14 JUNI 2019 | 14:43 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Penyelenggaraan ujian masuk Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di Kota Medan, Sumatera Utara, hari ini, Jumat (14/6), tak berjalan mulus. Seleksi terpaksa ditunda karena server dan jaringan internet mengalami persoalan.
 
Kendala pada server dan jaringan internet terjadi secara serentak pada beberapa sekolah SMAN yang sedang menggelar ujian jalur testing online bagi para calon siswa mereka, Jumat pagi.

Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Medan, Buang Agus mrngatakan, server tiba-tiba error saat calon siswa gelombang pertama dan kedua tengah mengerjakan soal ujian.


“Itu tadi pukul 09.00 WIB. Sudah kami siapkan semuanya, tiba-tiba jaringannya error," terang  Buang Agus seperti dilansir Kantor Berita RMOL Sumut.

Kendala ini langsung mereka sampaikan kepada pihak panitia penerimaan siswa baru agar persoalan dapat segera diatasi. Namun, hingga menjelang siang, server tak kunjung terhubung, sehingga pihak sekolah memutuskan untuk menunda pelaksanaan ujian bagi peserta gelombang pertama dan kedua.

“Solusinya kita tunda dulu, nanti lanjut yang sesi 3 dan 4 sehabis Jumat," ujarnya.

Dijelaskan Buang Agus, penerimaan peserta didik baru (PPDB) pada SMAN di Kota Medan dilakukan melalui beberapa metode. Diantaranya melalui jalur testing online untuk para peserta yang memiliki nilai Ujian Nasional rata-rata 70 maupun para siswa yang berprestasi di bidang olimpiade pendidikan termasuk yang berprestasi di bidang olah raga.

Selebihnya yakni jalur zonasi yang didasarkan pada kedekatan domisili dengan lokasi sekolah. Jalur lainnya yakni zonasi ekonomi tidak mampu dan jalur zonasi anak guru.

“Masing-masing ini ada persentasenya mengenai jumlah yang diterima," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya