Berita

Foto: RMOLBengkulu

Nusantara

Mobil Wartawan RMOL Bengkulu Dibakar Orang Tak Dikenal

JUMAT, 14 JUNI 2019 | 13:56 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Mobil wartawan RMOLBengkulu yang bertugas di Kabupaten Lebong, Alexander, terbakar dinihari tadi (Jumat, 14/6) sekitar pukul 03.00 WIB

Kebakaran mobil bernomor polisi BD 1598 H itu menghebohkan warga Desa Pelabuhan Kecamatan Bingin Kuning.

Seorang warga yang melihat pertama kali api membakar mobil berteriak membangun warga yang lain. Berkat kerjasama warga, api yang diduga baru menyala tersebut dapat langsung dipadamkan.


Awalnya kebakaran mobil diduga akibat  arus pendek atau korsleting. Namun perkiraan awal warga dan keluarga langsung terbantahkan ketika kap mobil dibuka dan tidak ditemukan kepulan asap dari dalam kap mobil.

Dugaan bahwa ada unsur kesengajaan diperkuat oleh penemuan pampers yang beraroma pertalite pada plastik bumper mobil tersebut.

Belum diketahui apakah kebakaran ini ada kaitannya dengan pekerjaaan Alex sebagai wartawan yang bertugas di Kabupaten Lebong.

Untuk mengetahui penyebab kebakaran, keluarga telah menyerahkan kasus ini kepada pihak Polres Lebong.

“Saya tidak mau berspekulasi karena saya sudah serahkan ke penyidik Polres Lebong,” ujar Alex yang telah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tingkat Madya.

Menurut Alex, dia dan keluarganya tidak sedang terlibat masalah serius dengan siapapun. Dia hanya menjalankan tugas sebagai wartawan seperti biasa.

“Alhamdulillah ada warga yang cepat melihat dan berteriak memanggil warga lainnya. Seandainya tidak ada warga yang melihat, mungkin bukan saja mobil tapi rumah orang tua saya juga ikut terbakar,” kata Alex lagi.

Kapolres Lebong AKBP Andree Ghama Putra SH SIK melalui Kasat Iptu Teguh Ari Aji SIK membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari Alexander mengenai kebakaran mobil dimaksud. Pihak kepolisian akan memanggil dan memeriksa semua pihak yang mengetahui kejadian ini.

“Laporan sudah kita terima dan tim penyidik sudah melakukan olah TKP serta mencari data pelengkap terkait kejadian tersebut,” kata Iptu Teguh Ari.

Sementara itu salah seorang tokoh masyarakat Kabupaten Lebong, Algodi Sumarjan, menyayangkan apabila kejadian ini disengaja oleh pihak lain untuk meneror wartawan.

Dirinya mendukung upaya kepolisian mengungkap siapa dalang di balik kasus ini.

“Saya yakin ini ada kaitannya dengan sejumlah pemberitaan yang begitu kritis yang ditulis Alexander. Untuk itu kami dari masyarakat mendukung upaya Polres Lebong mengungkap dugaan teror yang dialami wartawan,” tegasnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya