Berita

Ketua KPU, Arief Budiman/Net

Politik

KPU RI Tegaskan Pilkada Serentak 2020 Berlangsung September

JUMAT, 14 JUNI 2019 | 06:52 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebut gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak akan digelar 2020 bulan September. Hal itu ditegaskan Ketua KPU, Arief Budiman saat melantik 180 komisioner dari 36 KPU tingkat kabupaten/kota di Surabaya, Kamis (13/6).

Ketua Komisi Pemilihan Umum RI Arief Budiman menegaskan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2010 akan digelar pada September.

"Pelaksanaan Pilkadanya September tahun depan, tapi tanggalnya belum (ditentukan) dan nanti segera diputuskan," tutur Arief dilansir Antara.


Untuk tahun depan,Jatim akan menyelenggarakan 19 Pilkada, tingkat kota terdiri dari Surabaya, Blitar, Ngawi dan Pasuruan.

Sedangkan untuk tingkat kabupaten yaitu Sumenep, Trenggalek, Banyuwangi, Blitar, Malang, Mojokerto, Tuban, Lamongan, Ponorogo, Pacitan, Sidoarjo, Jember, Situbondo, Gresik dan Kediri.

Adapun peluncuran tanda dimulainya tahapan Pilkada Serentakyakni pada September 2019, atau setahun menjelang pelaksanaan.

Iapun meminta komisioner di tingkat kabupaten/kota menunggu tahapan yang disusun oleh KPU RI mengingat jadwal pelaksanaannya juga sama.

"KPU akan membuat Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) tentang jadwal tahapan maupun program. Mudah-mudahan komisioner yang baru dilantik bisa menjalankannya dengan baik," jelasnya.

Ke depan dengan PKPU, KPU kabupaten/kota akan menjalankan jadwalnya, baik pembuatan rencana program, pembuatan rencana anggaran, penyusunan tahapan secara detail, pemutakhiran data pemilih, penetapan peserta pilkada, logistik, kampanye hingga pemungutan suara.

"Insya Allah kami akan menyelesaikan PKPU untuk tahapan Pilkada Serentak 2020 pada Juni ini atau paling lambat Juli 2019. Setelah itu akan ditindaklanjuti di Provinsi dan kabupaten/kota masing-masing," tutupnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya