Berita

Ketua KPU RI, Arief Budiman/Net

Politik

Ketua KPU Mengaku Siap Hadapi Sidang Perdana Di MK

JUMAT, 14 JUNI 2019 | 06:05 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengaku siap menghadapi sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang bakal digelar perdana di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (14/6).

Ketua KPU RI, Arief Budiman mengatakan, tim hukum KPU sudah mempersiapkan segala hal untuk menghadapi gugatan yang diajukan tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

"Jawaban terkait PHPU sudah diserahkan KPU kepada MK. tinggal nanti bagimana dalam proses persidangan, termasuk bila dibutuhkan alat bukti baru maupun saksi dalam persidangan," ujar Arief usai melantik 180 Komisioner di 36 KPU Kota Kabupaten di Jatim seperti dilansir RMOLJatim, kamis (13/06).


Bukti-bukti dan dokumen sudah masuk ke MK. Oleh karenanya, pihaknya mengaku tinggal menunggu jalannya persidangan di MK.

Di sisi lain, ia juga menekankan kepada komisioner KPU di Provinsi dan Kabupaten agar siap jika ke depan diperlukan sebagai saksi, termasuk Komisioner KPU Jatim.

"Memang Jatim menjadi salah satu Provinsi sorotan dari pihak 02. Namun intinya kami sudah siap semuanya. Termasuk komisoner yang ada dan yang baru dilantik saat ini. Makanya kami memilih komisoner yang baru ini yang sudah paham terkait pemilu, bukan yang baru belajar pemilu," jelasnya.

"Pokoknya kalau diperlukan bukti baru, termasuk saksi-saksi dari komisioner yang diperlukan dalam persidangan, kami ready," tutupnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya