Berita

Eka Supria Atmaja/RMOL Jabar

Nusantara

Usai Dilantik, Bupati Bekasi Bungkam Disinggung Kasus Meikarta

RABU, 12 JUNI 2019 | 13:21 WIB | LAPORAN:

Eka Supria Atmaja resmi dilantik menjadi Bupati Bekasi periode 2019-2022 menggantikan sisa jabatan Neneng Hasanah Yasin yang divonis majelis hakim enam tahun penjara lantaran tebukti terima suap untuk proyek Meikarta.

Ditemui usai pelantikan seperti diberitakan RMOL Jabar, Eka sempat berbicara panjang kepada awak media terkait sejumlah langkah yang bakal dilakoni dalam kepemimpinannya.

Namun, saat disinggung proyek Meikarta yang disebut-sebut berdiri di atas lahan seluas 500 hektare di Kabuptaen Bekasi, Eka justru diam seribu bahasa.


"Pak soal integritas bagaimana?" tanya seorang wartawan kepada Eka di Aula Barat, Gedung Sate, Rabu (12/6).

Seraya berjalan keluar ruang pelantikan, Eka mengatakan, akan ada fakta integritas ASN Pemda Bekasi.

"Kami buatkan fakta integritas kita akan juga memberikan rewards dan punishment kepada ASN kita yang memang itu melanggar, pengawasan internal juga ini," kata Eka.

"Proyek Meikartanya lanjut Pak, gimana? Proyek itu akan dilanjut apa gimana pak?" wartawan kembali bertanya.

Eka tanpa merespon apa pun terus melangkah hingga memasuki salah satu ruangan di Gedung Sate.

"Udah ya udah, nanti-nanti lagi Bang, tutup-tutup, tutup-tutup," kata pengawal Eka berulang.

Secara terpisah, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menegaskan dirinya tidak akan mengambil langkah apapun menunggu seluruh proses hukum Meikarta yang berjalan di KPK rampung dahulu.

"Saya akan minta penjelasan ke KPK status persidangannya sudah 100 persen atau belum. Kalau belum saya nggak akan bergerak untuk merumuskan masalah-masalah lanjutan, takut nanti disangka lagi ada hal-hal yang mengganggu proses-proses hukum ini bolanya di KPK jadi nanya ke KPK jangan ke saya," tuturnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya