Berita

Nana Ruhena/RMOL Jabar

Nusantara

Rawan Tsunami, Pangandaran Minim Alat Deteksi Dini

SELASA, 11 JUNI 2019 | 08:59 WIB | LAPORAN:

Berada di antara lempeng Indo-Australia dan lempeng Euro-Asia, Pangandaran sedari dulu memang rentan terjadi gempa bumi, dan masih akan terus begitu.

Sayangnya, salah satu penunjang peringatan dini bencana di wilayah ujung timur Jawa Barat itu masih sangat minim.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pangandaran Nana Ruhena menyebutkan, sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) untuk wilayahnya masih sangat kurang.


"Tadinya kan pasca tsunami Pangandaran 2016 EWS semuanya ada sejumlah 14. Sekarang tinggal dua, itu juga yang dipasang di tahun 2015," tutur Nana seperti diberitakan RMOL Jabar, Senin (10/6).

Padahal idealnya dengan bentang laut sepanjang 91 kilometer (km), menurut Nana, minimal butuh 30 unit EWS yang normal dan bisa dikendalikan dari BMKG, BNPB, BPBD Provinsi maupun BPBD Kabupaten.

"Tingkat kerawanan kita cukup tinggi, untuk di Indonesia, Pangandaran masuk ranking 16, kalau di Jawa Barat ada di urutan 5," tegas Nana.

Untuk mendapatkan EWS, Nana mengaku sudah melakukan berbagai upaya melalui pengajuan kepada instansi BMKG, BNPB dan BPBD Provinsi. Namun belum membuahkan hasil.

"Kalaupun nanti dapat, kita akan pasang di beberapa titik objek wisata di Pangandaran supaya warga dan wisatawan bisa tenang," imbuhnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya