Berita

Foto: Repro

Hukum

Pria Bersorban Ancam Bunuh Jokowi Dan Wiranto Ditangkap Polisi

SENIN, 10 JUNI 2019 | 12:32 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Aparat Polda Metro Jaya meringkus pria bersorban yang diduga mengancam membunuh Presiden Joko Widodo dan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto.

“Iya benar (pelaku sudah ditangkap),” ucap Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Sapta Maulana saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Senin (10/6).

Pria bernama Muhammad Fachri itu ditangkap dari rumah keluarganya di Palu, Sulawesi Tengah pada Sabtu (1/6) lalu. Ia diduga merupakan pria bersorban hijau dalam video ancaman yang viral di media sosial.


"Ditangkap pada 1 Juni lalu. Saat berada di rumah keluarganya," kata Sapta.

Ada dua pria dalam video ancaman yang diunggah pada 22 Mei 2019 itu.

Seorang pria menggunakan baju warna putih dan sorban warna hijau yang diikatkan. Sedangkan rekannya berjaket kulit serta peci warna merah tampak merekam sambil ikut nge-vlog.

"Rezim biadab, hei Jokowi ketemu kau sama saya, saya bunuh kau. Jokowi dan antek-anteknya Wiranto kau jahanam, bangsat kau, penghiatan kau," umpat pria bersorban hijau dalam video yang dilaporkan seorang relawan Joko Widodo (Jokowi), C Suhadi ke PMJ pada Jumat (24/5) lalu.

Sebelumnya polisi sempat mengamankan pria yang mirip dengan pelaku bernama Teungku Yazid. Namun ternyata yang bersangkutan bukanlah pria yang viral di media sosial.

“Ada orang yang dianterin sama ibunya sama orangtuanya ke sini. Iya betul (salah tangkap),” paparnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Kemenhut Sebut Kejagung Hanya Mencocokkan Data, Bukan Penggeledahan

Kamis, 08 Januari 2026 | 00:04

Strategi Maritim Mutlak Diperlukan Hadapi Ketidakpastian di 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:49

Komplotan Curanmor Nekat Tembak Warga Usai Dipergoki

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:30

Pemuda Katolik Ajak Umat Bangun Kebaikan untuk Dunia dan Indonesia

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:01

PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD karena Tak Mau Tinggalkan Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 22:39

Penjelasan Wakil Ketua DPRD MQ Iswara Soal Tunda Bayar Infrastruktur Pemprov Jabar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:56

Kejagung Geledah Kantor Kemenhut terkait Kasus yang Di-SP3 KPK

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:39

84 Persen Gen Z Tolak Pilkada Lewat DPRD

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:33

Draf Perpres TNI Atasi Terorisme Perlu Dikaji Ulang

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:09

Harta Anggota KPU DKI Astri Megatari Tembus Rp7,9 Miliar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:07

Selengkapnya