Berita

Foto: Net

Pertahanan

Bentrokan Buton, Kendaraan Anggota TNI Ikut Dilempari Hingga Rusak

MINGGU, 09 JUNI 2019 | 03:29 WIB | LAPORAN:

Kendaraan anggota TNI ikut jadi korban dalam bentrokan antarwarga di Kecamatan Siontapina, Buton, Sulawesi Tenggara, Rabu sore (5/6) lalu.

Demikian disampaikan Kepala Penerangan Kodam XIV Hasanuddin, Letkol Inf Maskun Nafik dalam keterangannya, Sabtu (8/6).

Maskun menjelaskan, Serka Laode Sarawam tengah melintas kembali ke tempat kerja usai berlebaran di rumah orangtuanya. Di perjalanan tiba-tiba mobil yang dikendarai bersangkutan dilempari sejumlah pemuda yang diduga terlibat bentrokan.


"Laode ini turun, kebetulan menggunakan seragam militer. Mungkin warga ketakutan karena ada tentara yang jadi korban sehingga para pemuda itu melarikan diri," imbuh Maskun.

Kejadian itu langsung dilaporkan Sarawam ke Pos Polisi di Desa Kuraa. Selanjutnya, dia bersama anggota Pos Polisi menuju Desa Gunung Jaya.

Namun belum sampai di lokasi, mereka melihat ada bentrokan antarwarga. Sehingga rencana itu diurungkan.

Maskun menegaskan, Sarawam tidak terlibat dalam bentrokan antarwarga di desa Gunung Jaya. Meski demikian, Sarawam tetap dimintai keterangan di Denpom Kendari terkait peristiwa yang dialaminya.

Puluhan rumah terbakar dalam bentrokan antarwarga di Kecamatan Siontapina, Buton, Sulawesi Tenggara, Rabu sore (5/6) lalu.

Selain itu juga dilaporkan dua orang tewas dan delapan luka-luka akibat sabetan parang, busur panah atau benda tajam lainnya.

Informasi awal yang dihimpun menyebutkan bentrok berawal pada Selasa (4/6) malam sekitar pukul 21.00 WITA saat 40 pemuda desa Sampuabalo menggelar konvoi kendaraan bermotor.

"Sekitar 20 unit yang menggunakan knalpot racing dan memainkan gas motornya," tutur Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Tenggara AKBP Harry Goldenhart di Kendari, Kamis malam (6/6).

Aksi gas motor ini memancing ketersinggungan warga Desa Gunung Jaya. Lalu, pada Rabu (5/6) pukul 13.00 WITA, pemuda dari Desa Sampuabalo hendak menuju SPI atu Ambuau untuk menemui keluarganya dalam rangka halalbihalal.

Pada saat melintasi Desa Gunung Jaya, pemuda tersebut langsung dibusur dan mengenai dada sebelah kirinya.

"Pemuda tersebut langsung kembali ke Desa Sampuabalo melaporkan kejadian tersebut," kata Harry lebih lanjut.

Masih di hari yang sama, sekitar pukul 14.30 WITA, massa berjumlah kurang lebih 100 orang dari Desa Sampuabalo datang ke Desa Gunung Jaya dan melempari rumah-rumah warga dengan bom molotov hingga menyebabkan kebakaran.

"Dan sekitar pukul 16.21 WITA, satu peleton dalmas tiba di TKP dipimpin Wakapolres Buton Kompol Arnaldo Von Bullow untuk mengamankan situasi," tutur Harry.

Hingga Rabu malam, situasi di lokasi bentrokan masih mencekam. Jalan ditutup dengan alasan keamanan. Aparat keamanan gabungan Polres Buton dan TNI AD Yonif Raider 700 Kodam XIV Hasanuddin siaga di lokasi kejadian untuk mencegah bentrok susulan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya