Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Peduli Mereka Yang Dilupakan

SABTU, 08 JUNI 2019 | 12:03 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

DAPAT  diyakini, Polri pasti memiliki alasan konstitusional demi penegakan hukum dalam melakukan penangkapan serta penahanan 448 warga yang diduga terlibat secara langsung mau pun tidak langsung dengan tragedi kemanusiaan yang terjadi pada tanggal 22 Mei 2019.

Penangguhan

Berbagai sumber memberitakan bahwa Letjen Purnawirawan Prabowo Subianto, menugaskan anggota Komisi III DPR merangkap Wakil Ketua Umum Gerindra, Dr. Sufmi Dasco Ahmad untuk menjamin para tersangka kerusuhan 22 Mei.


Sebanyak 58 orang ditangguhkan penahanannya atas jaminan Dasco. Penjamin masih melengkapi seluruh dokumen administrasi permohonan penangguhan penahanan tersangka tersebut.

Dasco berharap permohonan penangguhan penahanan itu diterima Polda Metro Jaya. Mabes Polri telah menangkap 442 orang dan beberapa orang yang diduga menunggangi aksi massa 22 Mei 2019. Mereka terdiri dari tiga kelompok, jaringan teroris, kelompok yang membawa senjata api ilegal dari Aceh, serta kelompok yang merencanakan pembunuhan terhadap empat tokoh nasional.

Mereka menolak hasil Pemilu 2019 karena dianggap curang. Massa membakar ban serta menimpuki aparat keamanan dan juga merusak gerai cepat saji dan pedagang kaki lima di sekitar Sarinah. Kepolisian bertindak cepat dengan menangkap 257 warga pada Rabu, 22 Mei 2019, sedangkan 185 orang lainnya ditangkap pada Kamis, 23 Mei 2019.

Kemanusiaan

Dapat dibayangkan betapa bahagia perasaan para sesama warga Indonesia yang ditangguhkan penahanannya pada bulan suci Ramadhan sehingga dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama sanak-keluarga di rumah masing-masing.

Atas nama kemanusiaan, saya telah mengucapkan terima kasih kepada Polri dan Presiden Joko Widodo dalam naskah Terima Kasih, Polri! Terima Kasih, Presiden Jokowi! yang dipublikasikan Kantor Berita RMOL, 4 Juni 2019.
Maka dalam kesempatan berharga melalui naskah yang sedang Anda baca ini, saya menyampaikan ucapan Terima Kasih, Mas Dasco! Terima Kasih, Pak Prabowo!

Mereka Yang Dilupakan

Tanpa sedikit pun mengurangi rasa syukur atas penangguhan penahanan berhasil dilaksanakan, marilah kita coba peduli nasib mereka yang dilupakan. Nyaris tidak ada yang peduli nasib delapan sesama rakyat Indonesia yang meninggal dunia serta ratusan yang luka-luka mau pun puluhan orang hilang yang dilaporkan ke Komnas HAM di tengah kemelut angkara murka kekerasan dilakukan oleh entah siapa pada 22 dan 23 Mei 2019.

Dan kita juga perlu menyadari kenyataan bahwa di samping para korban Tragedi 225 di Jakarta sebenarnya masih banyak saudara-saudari Setanah-Air-Udara tidak dapat menikmati nikmat Lebaran akibat digusur, dilaporkan, ditahan, dipenjara, dicederai, dianiaya bahkan dibinasakan di berbagai pelosok Nusantara tercinta nan indah permai gemar ripah loh jinawi, tata tenteram kerta raharja ini.

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya