Berita

Menlu Iran Javad Zarif/Net

Dunia

Menlu Iran Tegaskan Rudal Balistik Negaranya Tidak Berhulu Ledak Nuklir

SABTU, 08 JUNI 2019 | 08:47 WIB | LAPORAN:

Program rudal balistik Iran dirancang dengan tidak membawa hulu ledak nuklir. Resolusi PBB No. 2231 juga tidak melarang Teheran untuk memproduksi peralatan tempur berupa rudal.

Demikian ditegaskan oleh Menteri Luar Negeri Iran Mohamad Javad Zarif merespons pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Prancis Emmanuel Macron terkait program nuklir negaranya.

"Amerika Serikat keluar dari kesepakatan nuklir (Iran), melanggar resolusi DK PBB 2231, sementara sekutunya melanggar konten yang terkait dengan normalisasi hubungan ekonomi dengan Iran," imbuh Zarif di Twitter, seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (8/6).


Zarif juga mengecam pernyataan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo yang menyebut Iran melanggar resolusi 2231.

"Resolusi itu tidak melarang Iran memproduksi rudal balistik. Tapi melarang prouksi rudal yang membawa hulu ledak nuklir," tegas Zarif.

Sebelumnya, Presiden Prancis Macron saat jumpa pers bersama dengan Donald Trump menyebut sanksi ekonomi terhadap Iran bertujuan agar negara itu menghentikan produksi rudal balistik.

"Serta agar Iran menghentikan pengaruhnya di Timur Tengah, dan Prancis akan bersama dengan Washington untuk mewujudkan tujuan ini," imbuhnya.

Di waktu yang sama, Trump juga mengecam keras persenjataan nuklir yang sedang dikembangkan oleh Iran. "Hingga saat ini negara itu masih menjadi negara teroris," katanya.

Trump juga menyebut sanksi ekonomi telah mengubah banyak hal di Iran. Ia juga menegaskan jika Teheran menghendaki perundingan maka Washington juga demikian.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya