Berita

AHY dan Megawati melakukan selfie/Net

Politik

Bertemu Megawati, AHY Sama Saja Akui Kemenangan Jokowi-Maruf

JUMAT, 07 JUNI 2019 | 22:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pengamat politik dari Universitas Jayabaya, Igor Dirgantara melihat pertemuan Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Presiden Joko Widodo serta Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri memiliki kepentingan politik dari dua sisi.

Di pihak AHY, ia menilai pertemuan tersebut bisa menguntungkan putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu untuk jabatan politik dalam pemerintahan pemenang pemilu, termasuk bagi Demokrat sendiri.

"Bergabung dengan kabinet pemerintahan pemenang pemilu 2019 dianggap lebih menjamin eksistensi parpol yang bersangkutan (Demokrat) dan calon yang telah digadang-gadang kelak akan ditampilkan," kata Igor kepada Kantor Berita RMOL, Jumat (7/6).


Di sisi lain, manuver yang dijalankan AHY juga bisa menguntungkan koalisi Jokowi jika menang di Pilpres 2019, mengingat saat ini Demokrat berada di gerbong oposisi.

Dengan bergabungnya oposisi, maka pemerintahan yang akan datang akan memiliki kekuatan yang cukup

"Pemenang pemilu 2019 juga berkepentingan bisa merangkul berbagai pihak, termasuk kubu oposisi demi stabilitas politik dan untuk memuluskan berbagai kebijakannya nanti," lanjutnya.

Namun demikian, ada hal lain yang bisa dicermati dari manuver berbalut silaturahmi yang dijalankan putra Ketua Umum Demokrat itu.

"Dengan kata lain, silaturahmi ini juga mengisyaratkan bahwa AHY mengakui kemenangan petahana di Pemilu 2019 dan memprediksi petahana akan tetap menang di sidang gugatan pemilu 2019 di MK nanti," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya