Berita

Budi Karya/RMOL

Nusantara

Menhub Imbau Aparat Polisi dan Dishub Tidak Keras Terhadap Sopir Bus

JUMAT, 07 JUNI 2019 | 04:30 WIB | LAPORAN:

Dalam rangka mempersiapkan arus balik Idul Fitri 1440 Hijriah, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi hari ini meninjau terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Kamis (6/6).

Dalam tinjauannya, Menhub Budi memantau kesiapan para sopir, Ia juga bangga banyak para sopir yang merelakan dengan ikhlas waktunya untuk bekerja memberangkatkan para penumpang dari terminal ini.

"Saya bangga pengemudi-pengemudi itu merupakan orang-orang yang bekerja meninggalkan keluarga, bahkan waktu dicek kesehatan ada yang dikit darah tinggi dan sebagainya, kita berikan nasihat-nasihat," ungkap Menhub usai makan bersama dengan beberapa sopir bus di warung masakan Padang, di Terminal Rambutan, Kamis (6/6).


Dengan ini Menhub sangat meminta kepada para operator posko polisi, dinas perhubungan dan pihak yang berwenang untuk mengajak dialog dan tidak bersikap keras kepada para sopir.

"Oleh karenanya saya mengimbau kepada para operator yang di posko polisi dishub maupun yang ada di sini jangan kreng-kreng (keras) ya, jangan terlalu keras ya. Ajak mereka dialog ya," tuturnya.

"Karena pada dasarnya mereka menjalani tugas yang berat juga. Saya ke sini khususnya beri semangat juga bekerja di tengah kita sedang liburan," paparnya.

Menhub Budi juga meninjau jika para sopir memahami kondisi kemacetan khususnya yang terjadi pada hari pertama dan kedua lebaran.

"Di saat hari pertama dan kedua ini lalu lintasnya sedikit macet. Para sopir paham, lalu lintas dari Jakarta-Bandung, Bandung-Jakarta, tujuannya tuh tidak beraturan," ujarnya.

Pendapatan para sopir bus juga sudah dipastikan mencukupi, bahkan mendapatkan penghasilan diatas Upah Minimum Regional (UMR).

"Alhamdulillah menurut mereka penghasilan lumayan. Dia dapat kira-kira 200-250 ribu, jadi mereka dapat di atas UMR. Dan mereka katakan alhamdulillah," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya