Berita

Wiranto/Net

Politik

Wiranto: Referendum Tidak Punya Ruang Di Hukum Positif Indonesia

JUMAT, 31 MEI 2019 | 14:46 WIB | LAPORAN:

Referendum Aceh yang dilontarkan mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Muzakir Manaf alias Mualem dibahas serius oleh pemerintah.

"Tadi memang kita mengadakan pertemuan rapat koordinasi yang membahas masalah adanya gerakan referendum, terutama di Aceh," ungkap Menko Polhukam Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (31/5).

Dia menegaskan bahwa referendum sejatinya sudah tidak ada dalam khasanah hukum positif di Indonesia. Putusan-putusan mengenai referendum, sambungnya, sudah dicabut oleh hukum yang ada di Indonesia.


“Beberapa keputusan-keputusan baik Ketetapan (TAP) Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) maupun UU itu sudah membahas sebelumnya dan sudah ada pembatalan," tuturnya.

Mantan ketua umum Hanura itu menguraikan TAP MPR mengenai referendum, yaitu TAP MPR 4/1993 telah dicabut melalui TAP MPR 8/1998. Sementara, UU 5/1985 tentang referendum juga telah dicabut oleh UU 6/1999.

“Jadi ruang untuk referendum dalam hukum positif Indonesia sudah tidak ada," tegasnya.

Dengan kata lain, pernyataan yang mendorong agar suatu daerah melakukan referendum sudah tidak berlaku lagi. Termasuk di Mahkamah Internasional (Internasional Court).

“Kalau kita hadapkan kepada International Court ya, yang mengatur tentang masalah-masalah ini. Ini juga nggak relevan karena hanya dekolonisasi yang bisa masuk dalam proses referendum, misal Timor Timur,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya