Berita

Anto Sudarto saat buka puasa bersama B Club/Net

Nusantara

Revolusi Teknologi Berpotensi Lahirkan Otomatisasi Demokrasi

KAMIS, 30 MEI 2019 | 11:17 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Perkembangan teknologi, baik itu internet dan komputer, semakin berkembang dengan pesat. Perkembangan ini melahirkan teknologi otomatisasi yang semakin hari perkembangan deep learning, big data dan Artificial Inteligen (kecerdasan buatan) melampaui bayangan masyarakat umum.

Begitu kata pengamat komunikasi politik dari Universitas Tarumanegara, Anto Sudarto dalam acara buka puasa bersama B Club, Rabu (29/5).

Dia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi komunikasi terjadi dalam dua wilayah. Teknologi dan budaya kemasyarakatan yang menggiring ke dalam dua wilayah itu.


“Teknologi melahirkan dua kutub dalam praktik dan pemahaman, kutub di mana teknologi melahirkan kerjasama dan di kutub yang lain teknologi melahirkan persaingan,” terangnya.

Ujungnya, otomatisasi akan melahirkan masyarakat leyeh-leyeh (leisure class). Namun leyeh-leyeh yang dimaksud bukan masyarakat yang malas, melainkan masyarakat dengan tingkat lanjut yang bisa berpikir dan bertindak lebih.

“Sebab pekerjaan manusia sehari-hari yang sifatnya fisik sudah dikerjakan oleh mesin dan robot,” terangnya di hadapan 40 peserta buka bersama.

Lebih lanjut, Anto meramalkan revolusi teknologi 4.0 yang kini sedang terjadi akan melahirkan otomatisasi demokrasi. Artinya, kehendak rakyat akan tercatat dalam jejak digital melalui mekanisme filtering dan pembobotan menggunakan algoritma tertentu dengan AI dan big data.

“Sehingga telah dapat diketahui secara penuh kehendak rakyat melalui mekanisme teknologi tanpa perlu adanya model penyerapan aspirasi ala demokrasi sekarang,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya