Berita

Hassan Rouhani/Net

Dunia

Hassan Rouhani: Iran Siap Berunding Asal Amerika Serikat Mencabut Sanksinya

RABU, 29 MEI 2019 | 20:45 WIB | LAPORAN:

Pemerintah Iran memberikan syarat kepada Amerika Serikat jika ingin melangsungkan perundingan damai. Hal itu diungkapkan Presiden Iran Hassan Rouhani dalam rapat dengan Dewan Menteri, seperti dilansir dari laman Sputnik Arabic, Rabu (29/5).

"Jalan perundingan dengan Amerika Serikat sangat terbuka jika mereka berkomitmen pada Rencana Aksi Komprehensif Bersama (Kesepakatan Nuklir," ujar Rouhani dalam acara yang disiarkan stasiun televisi resmi Iran itu.

Rouhani menambahkan, sikap Iran yang teguh pada komitmennya membuat Presiden AS Donald Trump terpaksa melontarkan kalimat-kalimat permusuhan. "Sanksi Amerika menyasar rakyat Iran, bukan pemerintah. Rakyat kami cukup menderita selama bulan Ramadan ini," imbuhnya.


Dalam kesempatan tersebut, Rouhani kembali menegaskan sikap negaranya terhadap sejumlah permasalahan di kawasan Timur Tengah, seperti persoalan Yerusalem dan Palestina.

Selama 40 tahun berdiri, lanjut Rouhani, Republik Islam Iran telah banyak membela dan memberi bantuan kepada kaum tertindas. Ia mencontohkan seperti bantuan Iran kepada Palestina, Suriah, Lebanon dan Yaman.

"Dulu rakyat Palestina hanya memiliki batu untuk membela diri mereka. Sementara sekarang, berkat upaya, pengorbanan dan pengembangan industri internal, mereka memiliki alat untuk membalas serangan musuh," jelasnya.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyebut negaranya siap berunding jika Iran menghendaki perundingan. Di hadapan PM Jepang Shinzo Abe, Trump juga memuju rezim Iran dan menerima inisiatif Jepang untuk menjadi mediator konflik antara Washington dan Teheran.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya