Berita

Saleh Husin-KH. Nasaruddin Umar/Net

Nusantara

Masjid Istiqlal Terima Wakaf 1.000 Mushaf Alquran Dari YMSM

RABU, 29 MEI 2019 | 09:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI) Jakarta menerima wakaf 1.000 mushaf Alquran dari Yayasan Muslim Sinar Mas (YMSM). Wakaf ini salah satu kontribusi YMSM membangun umat berakhlak mulia.

"Kami melalui yayasan berupaya memperkuat hubungan antara umat yang damai, sejuk dan toleran, baik di lingkup internal Sinar Mas, maupun ke masyarakat luas. Ke luar, kami melakukannya dengan menggandeng beragam pihak maupun lembaga melalui kegiatan sosial bersama, seperti saat ini," kata Ketua Umum YMSM, Saleh Husin setelah menyerahkan mushaf Alquran kepada Imam Besar Masjid Istiqlal, KH. Nasaruddin Umar, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa malam (28/2).

Pihaknya berharap, wakaf yang dilakukan dapat memperluas akses masyarakat terhadap mushaf Alquran. "Agar kita berkesempatan membaca, memahami dan memaknainya dengan tepat sekaligus kontekstual, sehingga Ramadan dapat kita jalani semakin bermakna dengan pengetahuan serta keimanan yang meningkat," lanjut Saleh.


Pada kesempatan itu dimanfaatkan pula oleh YMSM berbuka puasa bersama sembari merajut silaturahim sekaligus menyimak telaah dan saran seputar dakwah dan ukhuwah yang kritis, tapi tetap ramah dan toleran.

"Mengingat kami tengah berupaya menjadikan sekitar 300 sarana peribadatan Islam baik masjid maupun mushala di lingkup Sinar Mas sebagai wahana penyebarluasan nilai keislaman yang terbuka, damai dan peduli sesama. Tentunya kami membutuhkan banyak saran serta ide mengenai hal ini. Utamanya dari KH. Nasaruddin Umar dan jajarannya," sebut Saleh.

Pertimbangan mewakafkan mushaf dikarenakan versi cetak tetap menjadi pilihan utama umat muslim. Teknologi digital memang semakin maju dan menjadi alternatif yang baik guna mendalami nilai-nilai keislaman. Namun kebutuhan masyarakat akan mushaf tercetak belum tergantikan, terutama di lembaga keagamaan dan pendidikan.

Sejak tahun 2008, dengan dukungan Asia Pulp & Paper Sinar Mas telah terdonasikan 800 ribu mushaf Alquran, 150 ribu buku panduan membaca Alquran atau Juz Amma, juga 300 set Alquran Braille bagi tuna netra, baik melalui mitra, maupun pilar bisnis Sinar Mas yang tersebar di berbagai wilayah. Tahun ini, Sinar Mas berencana mewakafkan hingga 150.000 mushaf, berikut 25.000 Juz Amma.

Seluruh kertas Alquran yang diwakafkan dicetak menggunakan kertas premium Sinar Tech atau lebih dikenal sebagai Quran Paper (QPP) yang dikembangkan oleh Indah Kiat Pulp & Paper Tangerang bagi pencetakan kitab suci dan buku agama. Quran Paper yang memenuhi sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia karena bahan baku dan proses produksinya memenuhi kaidah kehalalan. Dan, 90 persen produksinya diekspor ke berbagai negara Asia dan Afrika.

Di tempat yang sama, YMSM menggelar Bazaar Rakyat dengan menyalurkan tak kurang dari 3.000 liter minyak goreng kemasan seharga Rp 8.000 per liter bagi karyawan masjid dan warga masyarakat sekitar.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya