Berita

Dr. Edmon Makarami terpilih menjadi Dekan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) periode 2019-2023/Dok

Nusantara

Edmon Makarim Terpilih Sebagai Dekan FHUI

SELASA, 28 MEI 2019 | 19:17 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dr. Edmon Makarami terpilih menjadi Dekan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) periode 2019-2023 setelah melalui proses asesmen di hadapan Rektor UI, Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis dan para Wakil Rektor UI yang dilaksanakan pada Selasa (28/5) di Gedung Pusat Administrasi UI kampus Depok.

Pemilihan Dekan FHUI ini dilakukan usai wafatnya Dekan FHUI periode 2017-2021, Prof. Melda Kamil Ariadno.

Pemilihan Dekan FHUI harus kembali dilakukan pasca wafatnya Dekan FHUI periode 2017-2021.


"Edmon terpilih setelah unggul dari dua kandidat calon Dekan FHUI lainnya, yaitu Dr. Arman Nefi dan Dr. Andri Gunawan Wibisana," Kata Kepala Humas dan KIP UI, Dr. Rifelly Dewi Astuti dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (28/5).

Dalam visi misinya, Edmon hendak mewujudkan FHUI sebagai fakultas hukum ternama dan berpengaruh di kawasan Asia Tenggara. Untuk mewujudkan visinya tersebut, Edmon merancang sejumlah aksi strategis di antaranya membuat FHUI sebagai centre of excellent Indonesia di bidang hukum.

"Kemudian meningkatkan kerja sama intensif di tingkat regional, mengembangkan pusat kajian hukum regional, memfasilitasi kerja sama klaster keilmuan dengan mitra asing yang bereputasi (kolaborasi riset)," jelasnya.

Tak hanya itu, ia juga berkomitmen meningkatkan pengetahuan praktik (practical knowledge) bagi dosen dan keahlian tenaga kependidikan, mencetak lulusan FHUI yang unggul, berdaya saing, serta berkarakter bangsa sebagai calon pemimpin dunia (global future leader).

"Salah satunya melalui pembekalan pengetahuan teori dan praktik terkini dan komprehensif bagi para mahasiswa dan membentuk iklim akademis yang mendukung pembentukan karakter, integritas dan moral yang tinggi, mengoptimalkan penerapan teknologi informasi dalam manajemen Tridharma Perguruan Tinggi," imbuhnya.

Edmon Makarim merupakan dosen tetap FHUI bidang Hak Kekayaan Intelektual dan Telematika. Saat ini, Edmon juga tengah memfokuskan penelitiannya di bidang cyber law.

Diharapkan melalui rangkaian misi dan strategi yang dipersiapkan oleh Edmon sebagai Dekan FHUI terpilih Periode 2019-2023 dapat membawa FHUI sebagai 'prominent law faculty' di tingkat Asia Tenggara yang unggul dan berdaya saing dengan bermodalkan teknologi, budaya, karakter dan moral Indonesia.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya