Berita

Foto: RMOL Jabar

Nusantara

H-11 Lebaran, Tarif Bus Di Sukabumi Masih Normal

MINGGU, 26 MEI 2019 | 12:29 WIB | LAPORAN:

RMOL. Menjelang dua pekan kurang Idul Fitri 1440 Hijriyah, Tarif angkutan bus di Kota Sukabumi saat ini belum mengalami kenaikan. Bahkan tarifnya masih cenderung normal.

"Belum ada kenaikan. Masih sama seperti hari biasanya," ujar Kepala Satuan Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi Yukky Rakhmat Yunus seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (26/5).

Menurutnya, kenaikan tarif bus diprediksi mulai terjadi pada H-7 lebaran. Hal itu berkaca dari kenaikan di tahun-tahun sebelumnya.


"Kemungkinan H-7 atau H-5 baru ada kenaikan. Kenaikan tarif bus ini relatif wajar. Setiap satu tahun sekali," ucapnya.

Dia menjelaskan, kenaikan tarif bus ditentukan oleh perusahaan masing-masing ataupun pemerintah.

"Kalau bus berAC dari perusahaan masing-masing. Kalau ekonomi dari pemerintah. Nanti ada tarif batas atas dan batas bawah," paparnya.

Khusus di Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi, bus yang digunakan lebih banyak menggunakan AC. Sementara yang ekonomi relatif sedikit.

"Tapi semuanya belum ada perubahan tarif," terangnya.

Apalagi jumlah penumpang di terminal tersebut Belum ada peningkatan.

"Sejauh ini jumlah penumpang relatif normal. Baik kedatangan ataupun keberangkatan," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya