Berita

Titi Anggraini/Net

Politik

Tujuan Prabowo-Sandi Ajukan Gugatan Ke MK Mulia

SABTU, 25 MEI 2019 | 15:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pengajuan gugatan sengketa hasil penghitungan Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK) oleh pasangan Prabowo-Sandi dinilai mulia.

Sebab, sebagaimana disampaikan calon wakil presiden, Sandiaga Uno, orientasi dari gugatan itu adalah untuk perbaikan demokrasi di tanah air, bukan merebut kekuasaan semata.

Begitu kata Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini di sela-sela acara diskusi publik MNC Trijaya FM bertajuk ‘MK Adalah Koentji’ di D' Consulate Cafe & Lounge Jl Wahid Hasyim 49-51, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (25/5).


"Kalau komitmennya seperti itu, berarti betul-betul ingin berkontribusi agar proses demokrasi kita jadi lebih baik di masa yang akan datang. Karena tujuannya lebih mulia daripada kekuasaan bagaimana ke depan proses kontestasi," sambungnya.

Lebih lanjut, Titi meyakini bahwa kedua kubu baik 01 maupun 02 sama-sama memiliki kesempatan yang sama untuk mengajukan gugatan ke MK terkait sengketa pemilu. Namun, kata Titi, yang menjadi catatan adalah proses pemilu ke depan harus mengalami perbaikan.

"Harapannya, ke depan proses kontestasi kita sepakat ada empat hal yang harus kita benahi, yakni sistemnya harus kita perkuat, manajemen pemilunya, lalu penegakan hukum harus perlu diperbaiki, dan desain penyelenggara pemilunya," demikian Titi.

Hadir sejumlah narasumber dalam acara tersebut anggota TKN Jokowi-Maruf Ade Irfan Pulungan, mantan Wamenkumham Denny Indrayana, Politisi Golkar Jerry Sambugua, Jubir BPN Prabowo-Sandi Andre Rosiade, dan Pakar Hukum Tata Negara Kampus IPDN Juanda.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya