Berita

Kami Bersatu membagikan makanan kepada aparat/RMOL

Politik

Kami Bersatu Apresiasi Kinerja TNI-Polri Dalam Menindak Tegas Perusuh Demokrasi

SABTU, 25 MEI 2019 | 02:23 WIB | LAPORAN:

Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Aksi Mahasiswa Dan Masyarakat Indonesia Bersatu (Kami Bersatu) dan Pemuda Pancasila mengapresiasi kinerja aparat TNI-Polri yang sudah mengamankan pelaksanaan Pemilu 2019 lalu.

Konkretnya, mereka membagikan makanan dan minuman kepada petugas yang melakukan pengamanan di sekitaran gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

Salah satu Koordinator Kami Bersatu, Asep Ubaidilah mengaku aksi mereka itu sebagai bentuk dari rasa prihatin atas dicederainya pesta rakyat lima tahunan itu oleh sekelompok pihak perusuh pada saat aksi 21 sampai 22 Mei kemarin.


"Gerakan aksi pada 21 sampai 22 Mei kemarin bukanlah real kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum akan tetapi lebih tepatnya adalah gerakan yang mengganggu keamanan dan biang kerok terjadinya kerusuhan melalui provokator yang sudah by design," kata Asep di lokasi, Jakarta Pusat, Jumat (24/5).

Untuk itu, lanjut Asep, pihaknya mendukung langkah aparat keamanan dalam menindak tegas para perusuh demokrasi yang merugikan rakyat Indonesia kebanyakan.

Padahal, lanjut dia, di negara ini telah disiapkan jalur-jalur konstitusional bagi mereka yang merasa tak puas dengan hasil pemilu. Misalkan memperkarakan dugaan pelangggaran pemilu melalui MK.

"Bukan berarti malah sebaliknya, dengan membuat kerusuhan yang dilakukan oleh sekelompok pihak dan pada akhirnya masyarakat secara luas yang dirugikan," tekannya.

Tak jauh beda, Ketua Sapma Pemuda Pancasila DKI Jakarta, Shaquille Rekardianto juga mengecam kerusuhan yang dilakukan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Dipastikan Shaquille, tak ada satupun anggota Sapma Pemuda Pancasila DKI Jakarta yang ikut dalam aksi anarkis tersebut.

"Kita pada dasarnya bertentangan dengan gerakan-gerakan di luar aturan hukum yang berlaku. Dan pergerakan-pergerakan yang ingin memecah belah bangsa Indonesia dan memecah belah Pancasila. Kami PP mendukung TNI-Polri untuk mengamankan Indonesia," demikian Shaquille.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kemlu: PT DSI Tingkatkan Kepercayaan Global terhadap Ekspor RI

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:20

Pantai Gading Perkuat Dukungan untuk Inisiatif Otonomi Sahara Maroko

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:07

Penduduk Indonesia Bertambah 1,4 Juta Jiwa

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:03

Pidato Prabowo Cerminkan Optimisme Menjaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:02

KPK Panggil Plt Bupati Tulungagung dan Sejumlah Pejabat dalam Kasus Dugaan Pemerasan

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:53

Kemenkeu dan BI Harus Bisa Menerjemahkan Keinginan Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:41

Polisi Tetapkan Sopir Green SM Tersangka Taksi vs KRL di Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:26

Sembilan WNI Jalani Visum dan Tes Kesehatan di Turki

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:26

IKN Disiapkan Jadi Superhub Ekonomi Baru Indonesia

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:20

Semen Indonesia Pangkas Empat Anak Usaha dalam Program Streamlining

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:16

Selengkapnya