Berita

Aksi kerusuhan/Net

Politik

Lemkapi Dukung Polisi Investigasi Kematian Demonstran

JUMAT, 24 MEI 2019 | 16:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) mendukung pihak kepolisian membentuk tim khusus untuk menginvestigasi penyebab delapan orang meninggal dalam aksi 21 dan 22 Mei.

"Kami mendukung Polri melakukan investigasi sebagai bentuk keterbukaan Polri kepada masyrakat,” kata Direktur Lemkapi Edi Hasibuan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/5).

Dia yakin aparat Polri dan TNI tidak menyalahi instruksi Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto agar tidak menggunakan senjata berpeluru tajam saat mengamankan aksi.


“Semoga tim khusus pimpinan Irwasum Polri ini akan mendapatkan informasi lengkap bagaimana penyebab para korban meninggal,” tambahnya.

Lebih lanjut, Edi menilai masyarakat patut untuk berterima kasih kepada TNI dan Polri yang sudah bekerja keras melindungi keamanan masyarakat DKI Jakarta dari perusuh-perusuh.

"Kami ajak seluruh elemen masyakat saling bahu membahu dengan Polri dan TNI dalam menjaga keamanan demi Indonesia damai," kata mantan anggota Kompolnas ini.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya