Berita

PPP/Net

Politik

Lolos Parlemen, PPP Bertekad Terus Perjuangkan Aspirasi Umat

JUMAT, 24 MEI 2019 | 09:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pengurus DPP PPP menggelar buka puasa bersama ratusan anak yatim sekaligus syukuran atas keberhasilan PPP menembus ambang batas parlemen atau parlementhery treshold (PT) Pemilu 2019.

Politisi senior PPP, Suharso Monoarfa menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberi kepercayaan kepada PPP pada Pemilu 17 April lalu.

"Kami berterima kasih kepada masyarakat, sehingga PPP masih mendapatkan kepercayaan dan bisa menembus ambang batas parlemen," kata Suharso usai secara simbolis menyerahkan santunan kepada 100 anak yatim di Kantor DPP PPP, Jl Diponegoro Jakarta Pusat, Kamis (24/5).


Dia mengakui bahwa suara dan perolehan kursi PPP pada pemilu 2019 mengalami penurunan dibanding pemilu sebelumnya. Namun itu tidak menghalangi PPP untuk bersyukur atas yang sudah diperoleh. PPP akan terus bertekad untuk memperjuangkan aspirasi konstituean di parlemen.

"PPP akan terus bersemangat untuk menyampaikan aspirasi umat di parlemen dan akan menjaga amanah dengan baik," ujar Suharso.

Sementara itu, Ketua Komisi Dakwah MUI KH M. Cholil Nafis yang memberikan ceramah dalam acara itu menyampaikan bahwa perjuangan akan tetap bisa berhasil walaupun dilakukan oleh tidak banyak orang. Hal ini juga yang bisa ditunjukkan PPP di DPR. Walaupun jumlah kursi berkurang, namun jika terus bersemangat tetap bisa berhasil menyampaikan aspirasi konstituen.

"Dalam sejarah juga sering diperlihatkan bagaimana pasukan yang sedikit dengan semangat yang besar, bisa mengalahkan pasukan yang berjumlah lebih banyak. PPP diharapkan bisa menunjukkan hal itu juga," kata KH M. Cholil Nafis

Pemilu 2019, PPP menjadi salah satu dari sembilan partai yang memiliki wakil di DPR. PPP memperoleh 6,3 juta suara atau sekitar 4,52 persen. Angka ini lebih tinggi dari PT yang disyaratkan sebesar 4 persen. Sementara itu, ada tujuh partai peserta pemilu yang tidak lolos ke parlemen karena tidak mampu memperoleh PT.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya