Berita

Universitas Indonesia/Net

Politik

MWA UI Bentuk Panitia Penjaringan Kandidat Rektor

JUMAT, 24 MEI 2019 | 08:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Panitia Khusus Pemilihan Rektor Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia (MWA UI) telah membentuk Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Rektor UI (P3CR UI) untuk segera memulai proses seleksi anggota.

P3CR UI berisikan sosok lintas sektor, baik berasal dari civitas academica UI maupun masyarakat luas, mewakili unsur dosen, mahasiswa, masyarakat serta tenaga kependidikan ini. Diharapkan lembaga ini dapat menjaring kandidat terbaik dalam pemilihan rektor.

"Mereka akan mengemban amanat mulia yang mengharuskan bertugas dengan tanggung jawab serta dedikasi tinggi, sekaligus selalu mengedepankan transparansi dan terbebas dari konflik kepentingan, mengingat yang akan mereka seleksi adalah calon rektor," kata Ketua MWA UI, Saleh Husin, Jumat (24/5).


Saleh menambahkan, dengan demikian, rektor yang nantinya terpilih adalah pribadi yang mampu membangun sinergi guna membawa UI sebagai perguruan tinggi yang mandiri sekaligus unggul di kancah global, yang civitas academica-nya tak hanya siap menjalani disrupsi teknologi, tapi juga tetap manusiawi, toleran dan beretika.

MWA UI sebelumnya telah membantuk dua panitia khusus, yakni Pansus Pemilihan Rektor dan Pansus Kebijakan Umum yang melahirkan tata tertib pemilihan rektor dan tata tertib kebijakan umum yang akan menjadi pendoman penyeleksian rektor.

Masa pendaftaran anggota P3CR UI berlangsung sejak 21 Mei hingga 10 Juni, kemudian tahap seleksi oleh Pansus Pilress pada 11-18 Juni, kemudian penetapan anggota pada 19 Juni, yang berlanjut pada pertemuan perdana P3CR dengan Pansus Pilrek di tanggal 21 Juni mendatang.

Pemilihan rektor sendiri, akan digelar pada 25 September 2019, setelah melalui masa pendaftaran sepanjang 10 Juli hingga 2 Agustus 2019.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya