Berita

Ilustrasi/Net

Jaya Suprana

Belasungkawa Dan Doa Tragedi 225

JUMAT, 24 MEI 2019 | 07:07 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

INFORMASI mengenai jumlah korban meninggal akibat tragedi yang terjadi pada tanggal 22 Mei 2019 di Jakarta cukup simpang-siur.

Informasi

Berbagai sumber memaklumatkan jumlah korban meninggal secara beda satu dengan lain-lainnya. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berdasar masukan informasi dari beberapa rumah sakit di Jakarta secara resmi menyatakan bahwa sampai dengan 23 Mei 2019 pukul 11.00 pagi, korban meninggal dunia berjumlah delapan warga terdiri dari Farhan Syafero, M. Reyhan Fajari, Abdul Ajiz, Bachtiar Alamsyah, Adam Nooryan, Widianto Rizky Ramadan, Sandria dan seorang korban belum dapat diketahui indentitasnya.


Namun di medsos ada sumber informasi yang menyatakan korban nyawa berjumlah delapan belas (18). Sebaliknya ada pula sumber informasi yang menasehati agar masyarakat jangan termakan berita hoax karena sebenarnya pada kenyataan sama sekali tidak ada korban yang meninggal dunia. Yang ada cuma korban yang luka-luka.

Bahkan ada yang alih-alih ikut prihatin malah tega hati, sinis menyatakan bahwa para korban meninggal atas kesalahan mereka sendiri akibat ikut-ikutan demo.

Belasungkawa

Terlepas dari polemik kebenaran informasi yang mana dan/atau dari siapa, dalam kesempatan melalui naskah yang dimuat Kantor Berita Politik RMOL.id ini, saya pribadi dari lubuk terdalam sanubari menyatakan belasungkawa sedalam-dalamnya atas jatuhnya para korban meninggal dunia pada tanggal 22 Mei 2019 di Jakarta.

Satu orang saja meninggal jelas sudah terlalu banyak! Tanpa kompromi apa pun, seharusnya suatu aksi damai tidak menelan korban nyawa seorang insan manusia pun dengan alasan apa pun. Mungkin bagi yang bukan sanak keluarga korban semua data korban itu hanya angka statistikal belaka yang tidak secara langsung menyentuh lubuk sanubari sehingga tidak terasa beban rasa duka nestapa.

Namun bagi para sanak keluarga yang ditinggalkan, jelas merupakan suatu beban rasa derita keduka-nestapaan luar biasa dahsyat. Bayangkan apabila yang meninggal adalah suami atau isteri atau anak atau orangtua kita sendiri, sudah barang tentu akan merupakan suatu kesedihan dan keprihatinan luar biasa pedih dan perih yang luar biasa sulit kita pikul.

Doa

Di samping menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya, dalam kesempatan ini pula dengan penuh kerendahan hati saya bersujud untuk memanjatkan doa memohon perkenan Yang Maha Kasih menerima arwah para korban tragedi 225 di sisi Beliau serta memohon perkenan Yang Maha Kasih memberikan kekuatan lahir-batin kepada para sanak-keluarga yang ditinggalkan. AMIN.

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya