Berita

Nasir Djamil/Net

Politik

Komisi III DPR Minta Kapolri Tanggung Jawab Soal Dugaan Korban Tewas Terkena Peluru Tajam

JUMAT, 24 MEI 2019 | 05:16 WIB | LAPORAN:

Salah satu korban kerusuhan pada aksi 22 Mei dipastikan meninggal akibat diterjang peluru tajam. Komisi III DPR RI mendesak Kapolri, Jenderal Tito Karnavian untuk bertanggung jawab.

Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil menegaskan, Kapolri harus mencari tahu tentang oknum  polisi yang diduga menembakkan peluru tajam itu. Jika melanggar standar operasional prosedur (SOP), maka harus diberi sanksi yang tegas.

"Kami meminta pertanggungjawaban Kapolri soal penggunaan peluru tajam yang telah memakan korban hingga meninggal dunia," desak Nasir saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (23/5).


Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, pihak kepolisian mestinya sudah tahu tentang bagaimana menghadapi pengunjuk rasa tanpa harus melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Pihak kepolisian pun, katanya harus menjunjung tinggi asas demokrasi, dalam hal ini kebebasan berpendapat.

Maka dari itu, selain mengejar pelaku penembakan, dia juga meminta Tito untuk segera menjelaskan ke publik terkait kasus tersebut.

"Kami percaya Kapolri bisa menjelaskannya kepada publik soal penggunaan peluru tajam tersebut," pungkasnya.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kemlu: PT DSI Tingkatkan Kepercayaan Global terhadap Ekspor RI

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:20

Pantai Gading Perkuat Dukungan untuk Inisiatif Otonomi Sahara Maroko

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:07

Penduduk Indonesia Bertambah 1,4 Juta Jiwa

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:03

Pidato Prabowo Cerminkan Optimisme Menjaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:02

KPK Panggil Plt Bupati Tulungagung dan Sejumlah Pejabat dalam Kasus Dugaan Pemerasan

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:53

Kemenkeu dan BI Harus Bisa Menerjemahkan Keinginan Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:41

Polisi Tetapkan Sopir Green SM Tersangka Taksi vs KRL di Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:26

Sembilan WNI Jalani Visum dan Tes Kesehatan di Turki

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:26

IKN Disiapkan Jadi Superhub Ekonomi Baru Indonesia

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:20

Semen Indonesia Pangkas Empat Anak Usaha dalam Program Streamlining

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:16

Selengkapnya