Berita

Zulhas dan Jokowi/Net

Politik

Maksud Zulhas Ke Istana Minta Narasi Makar Dihentikan

KAMIS, 23 MEI 2019 | 15:25 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketua MPR Zulkifli Hasan berkunjung ke Istana Kepresidenan Bogor pada Rabu (22/5). Dia menjadi tamu kedua Presiden Joko Widodo, setelah Komandan Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Berbagai spekulasi muncul menanggapi kunjungan pria yang akrab disapa Zulhas itu. Salah satunya, kunjungan disebut sebagai upaya ketum PAN itu merapatkan barisan ke kubu Jokowi.

Zulhas melalui akun Twitter pribadi meluruskan beragam spekulasi yang muncul. Dia mengaku datang atas undangan Presiden Jokowi, lantaran suhu politik memanas.


“Saya merasa perlu untuk menyampaikan beberapa hal yang saya anggap penting secara langsung kepada presiden,” katanya, Kamis (23/5).

Dalam kesempatan itu, Zulhas menyampaikan agar aparat keamanan tidak represif dalam menangani unjuk rasa dan penyampaian aspirasi saat aksi damai 22 Mei.

Dia juga meminta pemerintah untuk menghentikan narasi makar yang digunakan untuk menangkapi para aktivis anti pemerintah.

“Menyampaikan agar narasi mengenai makar dan penangkapan ulama serta tokoh dihentikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Zulhas juga mengaku meminta agar para pejabat negara bisa menyampaikan keadaan dan kondisi bangsa dengan cara yang menyejukkan.

“Dan itu sebaiknya dilakukan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK),” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya