Berita

Anggota KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi/Net

Politik

Anggota KPU: Hellow, Dulu 2014 Tidak Ada Yang Protes

RABU, 22 MEI 2019 | 15:14 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Anggota KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi menjelaskan kenapa pihaknya menetapkan hasil Pemilu serentak 2019 pada dinihari. KPU menetapkan hasil pileg dan pilpres pada Selasa dinihari (21/5).

Pramono mengatakan, KPU bekerja pakai hari kalender, bukan hari kerja. Jadi kalau sudah masuk tahapan-tahapan pemilu, tidak ada lagi istilah "tanggal merah".

"Tahun kemarin, batas akhir pengesahan dukungan calon DPD tingkat kab/kota jatuh di hari lebaran kedua. Maka KPU kab/kota seluruh Indonesia harus melaksanakan Rapat Pleno terbuka hari lebaran kedua. Gak boleh ditunda barang sehari pun," sebut dia lewat akun Facebook, Rabu (22/5).


Demikian disampaikan Pramono menanggapi tuduhan bahwa KPU ada yang ditutup-tutupi dan mau curang.

Jelas Pramono, karena pakai hari kalender, maka jam kerjanya 24 jam, bukan pagi sampai sore seperti umumnya kantor. Karena itu, beberapa tahapan pemilu batas akhirnya pukul 24.00, bukan jam tutup kantor.

"Jadi tidak heran jika dalam tahapan rekapitulasi perolehan suara secara berjenjang, juga begitu. Teman-teman PPK melakukan rekapitulasi tingkat kecamatan selama berhari-hari (bahkan ada yang sampai berminggu-minggu) secara maraton, sering melakukan sampai tengah malam. Bahkan dini hari. Kalau pakai jam kantor, pasti tidak selesai sesuai jadwal," paparnya.

"Demikian juga rekap di kab/kota dan provinsi. Mereka sering melakukan sampai tengah malam, bahkan dinihari, selama berhari-berhari. Apa mereka mengeluh? Tidak. Mereka sdh tahu konsekuensi bekerja di KPU," lanjutnya.

Penetapan hasil di semua jenjang itu dilakukan begitu rekap selesai. Kalau ada KPU kab/kota atau KPU provinsi yang selesai rekap siang, maka penetapan dilakukan siang itu juga. Kalau rekapnya selesai malam, ya malam itu juga hasilnya ditetapkan.

"Yang penting prosedur terpenuhi, ada pengawas pemilu dan saksi-saksi. Tidak perlu ditunda-tunda. Buat apa? Lha wong jam kerjanya memang 24 jam," ungkap Pramono.

Karena itu, penetapan hasil di KPU RI juga dilakukan setelah selesai rekap dari semua provinsi. Dan Papua (sebagai provinsi terakhir) ternyata selesai dibahas malam itu, menjelang tengah malam. Maka hasil pemilu langsung ditetapkan malam itu juga, setelah semua berita acara selesai disiapkan beberapa saat. Selesai penetapan, salinan berita acara dibagikan ke saksi-saksi dan Bawaslu.

"Sekedar mengingatkan, pada 2014 KPU menetapkan hasil pileg menjelang jam 24.00, di hari terakhir batas waktu. Jika lewat beberapa menit saja, maka KPU melanggar aturan. Dan dulu tidak ada yang protes, "kenapa ditetapkan tengah malam? Itu saatnya orang tidur. Pasti mau curang!!!" Hellow, dulu tidak ada yang protes kayak gitu," tutur Pramono.

"Begitu lah. Memang (jam kerja) KPU itu tidak lazim sebagaimana kantor pada umumnya. Jadi, apakah KPU harus menyesuaikan dengan jam tidur Anda?" tegasnya menambahkan.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kemlu: PT DSI Tingkatkan Kepercayaan Global terhadap Ekspor RI

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:20

Pantai Gading Perkuat Dukungan untuk Inisiatif Otonomi Sahara Maroko

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:07

Penduduk Indonesia Bertambah 1,4 Juta Jiwa

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:03

Pidato Prabowo Cerminkan Optimisme Menjaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:02

KPK Panggil Plt Bupati Tulungagung dan Sejumlah Pejabat dalam Kasus Dugaan Pemerasan

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:53

Kemenkeu dan BI Harus Bisa Menerjemahkan Keinginan Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:41

Polisi Tetapkan Sopir Green SM Tersangka Taksi vs KRL di Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:26

Sembilan WNI Jalani Visum dan Tes Kesehatan di Turki

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:26

IKN Disiapkan Jadi Superhub Ekonomi Baru Indonesia

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:20

Semen Indonesia Pangkas Empat Anak Usaha dalam Program Streamlining

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:16

Selengkapnya