Berita

Partai Golkar/Net

Politik

Suara Golkar Masih Jauh Dari Target

RABU, 22 MEI 2019 | 09:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Golkar menempati posisi ketiga Pemilu Serentak 2019 dengan memperoleh 12,31 persen atau setara 17.229.789 suara. Jika suara itu dikonversi, maka akan setara dengan 85 kursi di DPR RI.

Hanya saja, capaian Partai Golkar tersebut ditanggapi sinis oleh Aziz Samual, mantan pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Papua. Sebab, suara beringin dinilai masih jauh dari target yang ditetapkan.

"Targetnya 18 persen, ini malah berkurang dan jauh dari target. Sudah jelas gagal total Airlangga (Ketua Umum Golkar) dan Sekjennya (Lodewij F. Paulus)," ujar Aziz dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/5).


Aziz kemudian membandingkan perolehan kursi parlemen untuk Pemilu 2014 lalu. Menurutnya, Pemilu 2019 nyata-nyata prestasi Partai Golkar malah merosot, dari sebelumnya 91 kursi menjadi 85 kursi.

“Pada 2019 yang jumlah total kursi keseluruhan bertambah dari 560 menjadi 575 kursi, Golkar hanya dapat 85 kursi," ungkapnya.

"Logikanya harus bertambah, jumlah kursi nasional saja nambah, ini malah (perolehan kursi) turun," sambung Aziz.

Partai Golkar, sambungnya, harus segera berbenah total. Salah satunya dengan memajukan pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) untuk mencari nakhoda baru partai.

"Anggota kami di bawah, minta Munas dipercepat, selambat-lambatnya akhir Juli," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya