Berita

Prabowo dan SBY/Net

Politik

Andi Arief: Yang Tidak Tahu Hubungan Baik Prabowo Dan SBY Sebaiknya Diam Saja

MINGGU, 19 MEI 2019 | 21:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Politisi Demokrat, Andi Arief berang dengan warganet yang seakan membentur-benturkan hubungan antara Ketum Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hal ini terlihat pada cuitan Andi Arief di Twitter saat menanggapi warganet yang menyebut jika 'nasib' Demokrat mujur di Pemilu lantaran kebaikan Prabowo yang menerima untuk berkoalisi.

Mantan Wasekjen Demokrat ini pun membalas dengan menyebut jika hubungan kedua ketum partai tersebut harmonis. Bahkan ia menyebut jika sosok penting di balik kepulangan Prabowo dari Yordania adalah SBY. Diketahui, Prabowo memang sempat tinggal di luar negeri 1998 silam.


"Andai Pak SBY enggak memaksa Pak Prabowo pulang dari Yordania, mungkin capresnya bukan Pak Prabowo," balas Andi Arief, Minggu (19/5).

Hal itu sekaligus menepis tudingan kegagalan Prabowo di Pilpres 2019 lantaran politik dua kaki yang dilakukan Demokrat. Sebaliknya, pimpinan partai berlambang bintang mercy ini diklaim menjadi pembuka ruang politik Prabowo di Tanah Air.

"Ngapain di Yordania kalau masih berkiprah di Indonesia, kira-kira begitulah percakapannya. Jadi tidak kalau SBY (disebut) menghalangi Prabowo menjadi Presiden 2014 dan sekarang, wong SBY yang memaksa dan menjamin Prabowo bisa berpolitik kembali," lanjutnya.

Atas dasar itu, ia pun meminta kepada semua pihak untuk berpikir dan tak mencoba membentur-benturkan hubungan keduanya  yang berjalan baik.

"Bagi yang tidak memahami hubungan baik Pak SBY dan Pak Prabowo, lebih baik diam. Bukankah itu emas?" tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya