Berita

Kantor KPU/Net

Politik

Dimulai Jawa Barat, BPN Bakal Tolak Rekapitulasi Nasional

JUMAT, 17 MEI 2019 | 18:08 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Saksi perwakilan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menolak tanda tangan rekapitulasi suara tingkat nasional Pemilu serentak Provinsi Jawa Barat.

Rekapitulasi dalam rapat pleno di Gedung KPU RI, Jakarta, Kamis (16/5) dihadiri oleh saksi kedua pasangan calon, Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandi.

"Saksi yang hadir dari 01 dan 02. Saksi dari 02 tidak menandatangani hasil dan menyampaikan DC2 (formulir pernyataan keberatan atas hasil rekapitulasi)," ujar Ketua KPU Jawa Barat, Rifqi Ali Mubarok usai memaparkan rekapitulasi suara untuk tingkat provinsi.


Saksi BPN, Aziz Subekti yang hadir dalam rapat pleno rekapitulasi tersebut menjelaskan pihaknya berkeberatan dengan dinamika Pemilu di Jawa Barat.

Kendati tidak menjelaskan detail apa yang membuat BPN berkeberatan, Aziz menyebut langkah yang sama juga akan dilakukan untuk provinsi lainnya.

"Seperti halnya Jawa Barat, kami insyaallah sudah pastikan provinsi-provinsi lain tidak akan menandatangani hasil," tegas Azis.

Diakhir klarifikasinya tersebut, Aziz menyampaikan rasa terima kasih kepada penyelenggara Pemilu dan para pelaku dugaan kecuraan dalam Pemilu segera mendapat hidayah dan diampuni dosa-dosanya.

"Kepada mereka para penyelenggara yang sempat ketahuan menciderai demokrasi kita, dan yang tidak ketahuan telah menciderai demokrasi kita, mencederai suara rakyat, saya doakan mudah-mudahan Allah mengampuni dosa-dosanya," tutup Aziz.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya