Berita

Pesantren Ramadhan NU Care 2019 di Palu/Net

Nusantara

Pesantren Ramadan NU Care Difokuskan Untuk Anak-anak Korban Gempa Palu

JUMAT, 17 MEI 2019 | 11:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Putra pengasuh Pondok Pesantren Manbaus Sholihin al-Charamain, Maulana Kholid ar-Razaq menyampaikan terimakasih kepada NU Care-LAZISNU dan Matahari Departement Store telah dijadikan sebagai tuan rumah acara Pesantren Ramadhan NU Care 2019.

Menurutnya, kegiatan ini sangat positif untuk para santri dan terlebih para penyintas gempa agar lebih mengenal dunia pesantren dengan cara yang menyenangkan.

"Bagi kami, ini suatu kehormatan karena dipercaya menjadi tuan rumah acara Pesantren Ramadhan. Semoga acara ini berjalan dengan lancar dan berkah," ungkap Maulana Kholid ar-Razaq dalam sambutannya di acara pembukaan Pesantren Ramadhan NU Care 2019, Kamis (16/5).


Acara ini digelar di Pondok Pesantren Manbaus Sholihin al-Charamain, Duyu, Tatanga, Kota Palu, Sulawesi Tengah dari tanggal 16-17 Mei 2019. Pesantren Ramadhan merupakan bagian dari program Ramadhan Berbagi NU Care-LAZISNU yang difokuskan untuk anak-anak korban gempa bumi, tsunami dan likuifaksi Palu.

Ketua Panitia Pelaksana, Handriyanto mengatakan, dalam acara ini panitia tidak saja menggelar acara ceramah dan kajian keagamaan, namun juga dilengkapi dengan permainan, dongeng, tawarih berjamaah, tadarus, tahajud, hingga zikir dan sahur bersama.

Diharapkan dengan model seperti permainan dan dongeng tidak membuat anak-anak yang berjumlah sekitar 100 orang bosan mengikuti acara.

"Anak-anak itu dunianya bermain dan bercerita, maka kita mencoba menyampaikan pesan kepada mereka tentu dengan dunia mereka, yaitu bermain dan bercerita," ujar Direktur Fundraising NU CARE-LAZISNU, Slamet Tuharie menambahkan yang hadir dalam acara tersebut.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya