Berita

Kadiv Humas Polri, Irjen Mohammad Iqbal/Net

Politik

Sembilan Terduga Teroris Yang Diamankan Densus Manfaatkan Momentum Pilpres

JUMAT, 17 MEI 2019 | 05:44 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sembilan orang terduga teroris yang diamankan Datasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri disebut akan memanfaatkan momentum Pilpres 2019 untuk melancarkan aksi terornya.

Kadiv Humas Polri, Irjen Mohammad Iqbal mengatakan, kesimpulan ini didapat dari jajaran Densus yang mendalami para pelaku. Namun indikasi itu belum dapat disampaikan demi kepentingan penyelidikan.

"Diduga juga mereka memanfaatkan momentum pesta demokrasi ya, diduga. Ada beberapa indikasi hal tersebut. Nanti kami akan sampaikan," ujar Iqbal, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (16/5).


Selain manfaatkan momentum Pilpres, seperti biasa, kata Iqbal, kelompok teroris yang terindentifikasi Jamaah Ansharut Daulah (JAD) itu juga berniat menyasar personel kepolisian, terutama kantor-kantor polisi.

"Salah satu sasaran jelas, mereka kan punya prinsip bahwa siapapun yang tidak sealiran, itu adalah musuh mereka. Polisi jelas sasarannya, kantor-kantor polisi," kata dia.

Lebih lanjut, preventif strike yang dilakukan jajarannya itu, kata mantan Wakapolda Jawa Timur tersebut, adalah upaya untuk mencegah dan mengantisipasi adanya indikasi-indikasi serangan teror. Terutama jelang perayaan hari Raya Idul Fitri 2019.

Diharapkan penangkapan sembilan terduga teroris itu dapat membuat seluruh masyarakat beraktivitas dengan aman dan damai. Jenderal bintang dua itu menegaskan hingga kini Densus 88 Antiteror Masih terus melakukan pemeriksaan secara intensif kepada para terduga teroris tersebut.

"Tunggu saja teman Densus 88, seperti yang saya sampaikan masih menjejaki, terus bekerja. Ada beberapa target lain yang harus kami lakukan," demikian Iqbal.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya