Berita

Ahmad Syafii Maarif dan Saleh Husin/Net

Nusantara

Buya Syafii Ikut Layani Pengunjung Bazar Rakyat Di Madrasah Muallimin

SENIN, 13 MEI 2019 | 14:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Langkah menjadikan Ramadan 2019 semakin bermakna dilakukan Yayasan Muslim Sinar Mas dengan melakukan Bazar Rakyat serta Wakaf Quran di lingkungan Madrasah Muallimin, Patangpuluhan, Yogyakarta, Senin (13/5).

Ketua Umum Yayasan Muslim Sinar Mas, Saleh Husin mengatakan, bazar dan wakaf hari ini adalah sebagian dari upaya pihaknya untuk peduli dan berbagi kepada masyarakat sekitar.

"Seperti yang pernah Buya sampaikan pada kami, jika seluruh komponen bangsa, termasuk sektor privat mesti mengambil peran dalam mengurangi kesenjangan sosial, juga ekonomi," kata Saleh disela mendampingi tokoh bangsa Ahmad Syafii Maarif yang lebih dikenal sebagai Buya Syafii melayani warga sekitar.


Selain bazar dan wakaf, pihak yayasan memanfaatkan pula kesempatan ini sebagai ajang silaturahim sekaligus menggali pemahaman dari Buya Syafii seputar nilai Islam, mengingat di lingkup Sinar Mas terdapat tidak kurang dari 300 sarana peribadatan Islam baik masjid maupun mushala.

"Kami berupaya menjadikannya wahana penyebarluasan nilai keislaman yang terbuka, damai, toleran dan peduli sesama. Sudah barang tentu, pandangan dari tokoh seperti Buya, sangatlah bernilai," ujar Saleh dalam keterangannya.

Bazar Rakyat menyediakan sebanyak 3.000 liter minyak goreng kemasan seharga Rp 8.000 per liter. Menurut Saleh, kegiatan ini adalah kesempatan bagi Sinar Mas menjalankan program corporate social responsibility mengedepankan produk dan merek andalan sendiri. Sembari mengaplikasikan nilai-nilai kebaikan, kepedulian, beserta semangat berbagi dan silaturahim dengan sesama di bulan Ramadan. Melalui PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk, sejak tahun 2005 telah disalurkan lebih dari 30 juta liter minyak goreng kemasan beragam merek seperti Filma, Kunci Mas ataupun Mitra di berbagai kota.

Masih di tempat yang sama, Saleh menyerahkan secara simbolik 1.000 mushaf Alquran kepada Buya Syafii yang nantinya akan diteruskan ke sejumlah masjid dan madrasah di Yogyakarta.

"Semoga saja inisiatif ini dapat mendorong keutamaan membaca dan mengkhatamkan Alquran di bulan Ramadan," ujar saleh sambil menambahkan wakaf adalah komitmen yayasan mendukung langkah pemerintah memperluas ketersediaan Alquran di masyarakat.

Pertimbangan mewakafkan mushaf dipilih karena versi cetak tetap menjadi pilihan utama umat muslim. Teknologi digital memang semakin maju dan menjadi alternatif yang baik guna mendalami nilai-nilai keislaman. Namun kebutuhan masyarakat akan mushaf tercetak belum tergantikan.

Sejak tahun 2008, dengan dukungan Asia Pulp & Paper Sinar Mas telah terdonasikan 800 ribu mushaf Alquran, 150 ribu buku panduan membaca Alquran atau Juz Amma, juga 300 set Alquran Braille bagi tuna netra, baik melalui mitra, maupun pilar bisnis Sinar Mas yang tersebar di berbagai wilayah. Tahun ini, Sinar Mas berencana mewakafkan hingga 150.000 mushaf, berikut 25.000 Juz Amma.

Seluruh kertas Alquran yang diwakafkan dicetak menggunakan kertas premium Sinar Tech atau lebih dikenal sebagai Quran Paper (QPP) yang dikembangkan oleh Indah Kiat Pulp & Paper Tangerang bagi pencetakan kitab suci dan buku agama. Quran Paper yang memenuhi sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia karena bahan baku dan proses produksinya memenuhi kaidah kehalalan ini, hingga 90 persen produksinya di ekspor ke berbagai negara Asia dan Afrika.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya