Berita

Aksi Simpatik Garda Matahari/Net

Politik

Garda Matahari Gelar Aksi Simpatik Di Depan Gedung KPU

JUMAT, 10 MEI 2019 | 21:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Aksi simpatik digelar Garda Matahari di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Jumat (10/5) sore.

Aksi yang digelar berupa pembagian takjil kepada masyarakat yang melintas. Aksi ini dimaksudkan untuk memberi dukungan kepada KPU yang telah menjalankan pemilu secara damai.

“Kontestasi demokrasi di Indonesia 2019 telah menjadi kontestasi demokrasi terbesar di dunia yang telah terlaksana pada 17 April 2019 dengan aman dan damai,” jelas Koordinator Aksi Garda Matahari, Dea Paramita dalam keterangan tertulisnya.


Menurutnya, situasi pasca hari pencoblosan justru memprihatinkan karena banyak terjadi gelombang protes terhadap KPU. Termasuk, gugurnya ratusan petugas pemilu yang harus menjadi perhatian bersama.

Atas alasan itu, pihaknya mengapresiasi jajaran KPU sebagai penyelenggara Pemilu atas kerja keras melaksanakan amanat UU Pemilu.

“Garda Matahari juga mendukung KPU yang tengah menjalankan tugas, wewenang dan kewajibannya secara profesional dan independen sesuai dengan ketentuan hukum atau perundang-undangan yang berlaku di NKRI,” sambungnya.

Dea juga mengaja kepada semua elemen masyarakat untuk memberi kepercayaan penuh kepada KPU sebagai institusi penyelenggara Pemilu 2019 yang independen dan kredibel sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Kami juga mengajak kepada seluruh masyarakat agar tidak menyebarkan berita-berita fitnah, hoax yang bermaksud mendelegitimasi lembaga Penyelenggaraan Pemilu. Kami juga menolak adanya ajakan people power,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya