Berita

Foto: Dok

Politik

Saksi PDIP Curiga Penggelembungan Suara DPR Di Kabupaten Bekasi

JUMAT, 10 MEI 2019 | 14:40 WIB | LAPORAN:

PDI Perjuangan tegas keberatan dengan hasil rekapitulasi suara DPR di Kabupaten Bekasi.

Pasalnya, ada dugaan penggelembungan suara untuk PKS terutama di empat kecamatan, yakni Babelan, Tambun Selatan, Cibitung dan Cikarang Barat.

PDIP curiga oknum komisioner KPU 'bermain' saat rekapitulasi di tingkat PPK.


"Komisioner KPU yang diduga berafiliasi dengan caleg DPR dari PKS selalu membela PPK Cibitung, PPK Cikarang Barat, PPK Babelan, dan terakhir PPK Tambun Selatan, untuk tidak membuka kotak suara," kata kader PDIP Bekasi, Munan Supriyanto dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Jumat (10/5).

Menurutnya, PPK dan PPS Mangunjaya tidak bisa membuktikan C1 hologram dan C1 plano hologram yang tidak ada di dalam kotak suara.

Untuk membuktikan adanya dugaan kecurangan, dia selaku saksi PDIP dengan saksi partai lain hingga PPK serta Panwascam membongkar lima kotak suara di TPS 03 Desa Mangunjaya.

"Hasilnya, satu TPS tidak ada C1-plano dan C1-hologram,” ujar Munan.

Atas dasar itulah maka pihaknya mencurigai ada upaya pengelembungan suara, karena data otentik selain surat suara yang sudah dicoblos tidak ada.

"Akhirnya, proses ditunda tanpa hitung surat suara yang sudah dicoblos," imbuh Munan.

Munan menambahkan, ketidaknetralan komisioner KPU Kabupaten Bekasi pun diragukan dengan adanya foto yang beredar di media sosial.
Dalam foto itu, salah seorang komisioner KPU tampak akrab berjabat tangan dengan salah satu caleg dari PKS, Sa'duddin.

Hingga kini, belum diketahui pasti apa maksud dari foto tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya