Berita

Komisioner KPU, Evi Novida Ginting Manik/Net

Politik

KPU Bingung Dengan Ragam Dugaan Masyarakat Soal KPPS Meninggal

JUMAT, 10 MEI 2019 | 14:26 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyesalkan sejumlah pihak yang terlalu banyak menduga-duga soal meninggalnya petugas KPPS, termasuk adanya spekulasi meninggal karena diracun.

"Saya bingung mau komentar apa, orang di luar ngomongnya macam-macam," ujar Komisioner KPU, Evi Novida Ginting Manik kepada Kantor Berita Politik, Jumat (10/5).

Evi menjelaskan, pada dasarnya memang bekerja di KPU sebagai penyelenggara Pemilu bukanlah pekerjaan mudah. Ada tahapan dan jadwal yang harus dilaksanakan sesuai dengan aruran perundangan.


"Kerja di KPU ini memang berat, karena kita berpegang pada jadwal tahapan jadi setiap jadwal harus selesai pada waktu itu," jelasnya.

Menurutnya, ada banyak hal yang memungkinkan menjadi penyebab petugas meninggal dan itu pun hanya bisa dipastikan oleh petugas medis yang memang bekerja untuk itu.

Hanya saja, lanjut Evi, kebanyakan kasus kematian petugas KPPS disebabkan oleh kondisi fisik yang kehabisan energi dan memicu munculnya riwayat penyakit lama.

"Kondisi fisik penyelenggara sendiri tentu punya sakit simpanan, misal pernah jatuh sakit tapi waktu menyelenggarakan kembali pulih (muncul)," tutupnya.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kemlu: PT DSI Tingkatkan Kepercayaan Global terhadap Ekspor RI

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:20

Pantai Gading Perkuat Dukungan untuk Inisiatif Otonomi Sahara Maroko

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:07

Penduduk Indonesia Bertambah 1,4 Juta Jiwa

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:03

Pidato Prabowo Cerminkan Optimisme Menjaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:02

KPK Panggil Plt Bupati Tulungagung dan Sejumlah Pejabat dalam Kasus Dugaan Pemerasan

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:53

Kemenkeu dan BI Harus Bisa Menerjemahkan Keinginan Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:41

Polisi Tetapkan Sopir Green SM Tersangka Taksi vs KRL di Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:26

Sembilan WNI Jalani Visum dan Tes Kesehatan di Turki

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:26

IKN Disiapkan Jadi Superhub Ekonomi Baru Indonesia

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:20

Semen Indonesia Pangkas Empat Anak Usaha dalam Program Streamlining

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:16

Selengkapnya