Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Dituduh Haus Jabatan, Rizal Ramli: Mari Bung Rebut Kembali, Lagu Perjuangan Yang Relevan

RABU, 08 MEI 2019 | 13:38 WIB | LAPORAN:

Rizal Ramli menyentil pengetahuan sejarah para pendukung 01 yang menudingnya haus jabatan.

Ekonom kawakan yang dikenal julukan Rajawali Ngepret itu pun mengulas kembali asal muasal jabatan Menko Maritim dan Sumber Daya yang pernah diembannya di masa pemerintahan Jokowi.

"Ada banyak buzzers dan pseudo-intelektual, yg tidak membaca sejarah, bahwa RR hanya kejar jabatan. Maaf JKW tawarkan RR Menko Maritim 2015, RR menolak 3x. Baru setelah JKW katakan, “Mas Rizal,, yg minta tlg ini bukan hanya  JKW Presiden, tapi rakyat Indonesia yg ingin hidup lebih baik”. Baru RR terima tawaran untuk jadi Menko," cuit Rizal Ramli pada akun Twitternya, Rabu (8/5).


Tapi belum setahun duduk di Kabinet Jokowi, Rizal Ramli dicopot setelah mengepret para mafia.

Rizal Ramli sejak mahasiswa memang dikenal lantang menyuarakan anti-Kolusi Korupsi Nepotisme (KKN).

Di Pemilihan Presiden 2019, Rizal Ramli berada di kubu pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai salah satu dewan pakar.

"Hari ini RR berjuang agar kedaulatan rakyat direbut kembali dan demokrasi ditegakkan," tegasnya.

Rizal Ramli menekankan, perjuangan ini bukan sekadar kalah menang di Pilpres.

"RR berjuang untukk demokrasi dan anti-KKN sudah sejak 1978, sejak mahasiswa di dalam dan di luar sistem. Hari-hari ini ekonomi memble, rakyat sulit, budaya neo-otoriter kembali bangkit," kritiknya.

Rizal Ramli mengaku dirinya tak piawai menghapal lagu, apalagi bernyanyi di atas panggung.

"Kalau disuruh nyanyi di acara, RR paling takut, langsung mengkeret," kelakarnya.

"Satu-satunya lagu yang RR bisa nyanyi, hanyalah Halo-Halo Bandung”. “Mari Bung Rebut Kembali!! lagu perjuangan yang sangat relevan," imbuh Rizal Ramli.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya