Berita

Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena/Net

Dunia

Presiden Sri Lanka Pastikan Keamanan Pemilu Pasca Teror Bom Minggu Paskah

MINGGU, 05 MEI 2019 | 00:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena memastikan bahwa pasukan keamanan akan gencar memberantas terorisme menyusul serangan bunuh diri yang menghancurkan pada hari Minggu Paskah April lalu dan memulihkan stabilitas sebelum pemilihan presiden akhir tahun ini.

Hal itu diutarakan Sirisena dalam sebuah wawancara dengan Reuters akhir pekan ini.

"Pemilihan tidak dapat ditunda, oleh karena itu sebelum pemilihan saya akan membawa stabilitas dan saya akan memberantas terorisme," kata Sirisena.


Pemilihan presiden di Sri Lanka sendiri kemungkinan akan berlangsung antara tanggal 10 November dan 10 Desember.

Sumber-sumber yang dekat dengan Sirisena mengatakan kepada Reuters bahwa dia akan mengupayakan pemilihan kembali dalam pemilu itu.

Terkait upaya pemberantasan terorisme pasca teror bom Minggu Paskah, Sirisena menjelaskan bahwa kelompok militan ISIS berada di belakang serangan 21 April yang menargetkan gereja-gereja dan hotel-hotel mewah dan menewaskan lebih dari 250 orang termasuk 42 warga negara asing.

"Sangat jelas karena setelah serangan organisasi ISiS membuat pengumuman yang mengklaim bertanggung jawab atas pemboman," jelasnya.

"Kami telah mengidentifikasi semua anggota aktif kelompok dan ini adalah kasus penangkapan mereka sekarang,” kata Sirisena.

Dia menambahkan bahwa ada 25 hingga 30 anggota aktif terkait dengan pemboman yang masih buron.

Sirisena mengatakan bahwa dinas intelijen dari delapan negara, termasuk Biro Investigasi Amerika Serikat dan Interpol membantu Sri Lanka dengan penyelidikan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya