Berita

Militer China/Net

Dunia

Pentagon: China Bersiap Tambah Pangkalan Militer Di Luar Negeri

JUMAT, 03 MEI 2019 | 22:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Departemen Pertahanan Amerika Serikat memperkirakan China akan menambah pangkalan militer di seluruh dunia untuk melindungi investasinya dalam program infrastruktur global One Belt One Road (OBOR) atau Satu Sabuk Satu Jalan dan kerap dipersingkat dengan sebutan Inisiatif Sabuk Jalan.

Begitu bunyi sebuah laporan resmi yang dirilis Pentagon dalam laporan tahunannya kepada Kongres mengenai militer China dan perkembangan keamanan pada Kamis (2/5).

Beijing saat ini diketahui hanya memiliki satu pangkalan militer luar negeri, yakni di Djibouti. Namun negeri tirai bambu diyakini merencanakan pembangunan pangkalan militet yang lain, termasuk mungkin di Pakistan, karena berusaha memproyeksikan dirinya sebagai negara adidaya global.


"Kemajuan China atas proyek-proyek seperti Inisiatif Satu Sabuk, Satu Jalan (OBOR) mungkin akan mendorong pangkalan militer di luar negeri melalui kebutuhan yang dirasakan untuk menyediakan keamanan bagi proyek-proyek OBOR," begitu bunyi laporan itu.

"China akan berusaha untuk membangun pangkalan militer tambahan di negara-negara yang memiliki hubungan persahabatan yang lama dan kepentingan strategis serupa, seperti Pakistan, dan di mana ada preseden untuk menampung militer asing," kata laporan yang sama, seperti dimuat Al Jazeera.

Upaya itu dapat dibatasi oleh kekhawatiran negara lain untuk menjadi tuan rumah kehadiran penuh waktu Tentara Pembebasan Rakyat (PLA).

Tetapi lokasi target untuk pangkalan militer dapat mencakup Timur Tengah, Asia Tenggara, dan Pasifik Barat.

China sendiri saat ini telah mendirikan pos-pos bersenjata lengkap di wilayah yang diperebutkan yang dibangunnya di Laut Cina Selatan.

Tahun lalu, dilaporkan ada diskusi tentang sebuah pangkalan di koridor Wakhan di barat laut Afghanistan.

Selain itu, Washington Post baru-baru ini mengidentifikasi pos terdepan yang menampung banyak pasukan China di Tajikistan timur, dekat persimpangan strategis Koridor Wakhan, China, dan Pakistan.

Laporan yang sama menyebut, Presiden Chiba Xi Jinping telah berupaya untuk memproyeksikan kekuatan negara di luar "halaman belakang" langsungnya di Asia Timur dan Tenggara.

Hal ini termasuk memperkuat kehadiran negara di lembaga-lembaga internasional, memperoleh teknologi penerbangan terbaik dan membangun keberadaan ekonomi yang kuat di seluruh dunia.

Ini juga termasuk memproyeksikan kekuatan militer negara itu di darat, laut dan di luar angkasa.

"Para pemimpin China memanfaatkan kekuatan ekonomi, diplomatik, dan militer Tiongkok yang sedang tumbuh untuk membangun keunggulan regional dan memperluas pengaruh internasional negara itu," kata laporan itu.

Laporan Pentagon juga menyebut bahwa Beijing khususnya semakin melihat Washington menjadi lebih konfrontatif dalam upaya menahan kekuatan China yang berkembang.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya