Berita

Pernikahan Raja Thailand dan Ratu Suthida/Net

Dunia

Ratu Suthida, Dari Pengawal Hingga Pendamping Raja Thailand

KAMIS, 02 MEI 2019 | 23:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Raja Thailand Maha Vajiralongkorn secara tiba-tiba menikah dengan wakil kepala pasukan pengawalnya dan memberinya gelar ratu hanya beberapa hari sebelum penobatan resminya, awal pekan ini.

Pengumuman mengejutkan dilakukan di Royal Gazette dan rekaman dari upacara pernikahan hari Rabu (1/5) ditampilkan pada segmen Berita Kerajaan malam yang ditayangkan di semua saluran televisi Thailand.

Siaran itu menunjukkan video Ratu Suthida bersujud di hadapan raja, menyajikan nampan bunga dan dupa, dan sebagai imbalannya dianugerahi hadiah tradisional terkait dengan kekuatan kerajaan.


Vajiralongkorn yang dikenal dengan gelar Raja Rama X, menjadi raja konstitusional setelah kematian ayahnya yang dihormati, Raja Bhumibol Adulyadej, pada Oktober 2016, setelah 70 tahun di atas takhta.

Dia akan secara resmi dinobatkan dalam upacara Buddha dan Brahmana pada akhir pekan ini, diikuti oleh prosesi melalui Bangkok pada hari berikutnya.

Ratu Suthida, yang merupakan mantan pramugari Thai Airways pada tahun 2014, ditunjuk oleh Vajiralongkorn sebagai wakil komandan unit pengawalnya.

Beberapa pengamat kerajaan dan media asing telah menghubungkan Suthida secara romantis dengan raja, tetapi istana sebelumnya tidak pernah mengakui hubungan di antara mereka.

Raja kemudian menjadikan Suthida sebagai jenderal penuh di Angkatan Darat Kerajaan Thailand pada bulan Desember 2016, dan wakil komandan pengawal pribadi raja pada tahun 2017.

Dia juga menjadikannya seorang Thanpuying, gelar kerajaan yang berarti Lady. Vajiralongkorn sebelumnya pernah menikah sebanyak tiga kali dan bercerai.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya