Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

PDIP Akui Loyalis Prabowo Sumatera Barat Sulit Direbut Jokowi

KAMIS, 02 MEI 2019 | 10:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Calon Presiden Prabowo Subianto diakui memilili pemilih yang sangat loyal, khususnya di wilayah Sumatera Barat. Hal ini justru diakui dari partai politik yang berseberangan dengan Gerindra, yakni PDI Perjuangan.

"Pak Prabowo memiliki pemilih yang sangat loyal di sana," ujar Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Barat, Alex Indra Lukman kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (2/5).

Bahkan loyalitas pendukung Ketum Gerindra ini sulit diimbangi oleh capres petahana yang diusung PDIP, Joko Widodo.


Alex menyebutkan, suara Calon presiden Joko Widodo tidak bisa maksimal sejak pertama kali bertarung melawan Prabowo di Pilpres 2014.

"Saat Pilpres 2014, saya adalah Ketua Tim Kampanye Sumatera Barat Jokowi-JK dengan perolehan suara 23,1 persen. Saat itu Gubernur dan 18 Bupati/Walikota menjadi Ketua Tim Kampanye Prabowo-Hatta," jelasnya.

Di perhelatan Pilpres 2019 ini, hal serupa juga kembali terjadi di mana Jokowi berpasangan dengan KH Maruf Amin dan Prabowo berpasangan dengan Sandiaga Uno.

"Berdasarkan quick count di Pilpres 2019, perolehan Bapak Jokowi malah menurun dibandingkan 2014," imbuhnya.

Bagi Alex, keunggulan Prabowo di Sumatera Barat merupakan hal wajar dan juga terjadi pada Jokowi yang juga unggul pada wilayah-wilayah tertentu.

"Ini adalah loyalitas pilihan seperti di beberapa basis PDI Perjuangan di mana Pak Jokowi juga mendulang kemenangan seperti pada 2014," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya