Berita

Nicolas Maduro/Net

Dunia

Lawan Upaya Kudeta, Nicolas Maduro Tegas Kantongi Dukungan Militer

SELASA, 30 APRIL 2019 | 23:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Venezuela Nicolas Maduro memastikan bahwa dia mengantongi dukungan militer untuk tetap duduk di kursi nomor satu negara kaya minyak tersebut.

Hal itu ditegaskan Maduro pada Selasa (30/4), setelah pemimpin oposisi Juan Guaido menyerukan agar militer dan warga sipil turun ke jalan untuk fase terakhir upayanya menggulingkan Maduro dari kekuasaannya.

Guaido mengklaim bahwa dia memiliki dukungan militer.


Menanggapi hal itu, Maduro mengatakan bahwa setelah berbicara dengan para pemimpin militer, mereka menunjukkan kesetian total pada presiden.

"Saraf baja!" tulis Maduro di Twitter.

"Saya menyerukan mobilisasi populer maksimum untuk memastikan kemenangan perdamaian. Kami akan menang!" tegasnya.

Venezuela diketahui telah jatuh ke dalam krisis politik besar di tengah perselisihan yang berkembang tentang masa depan Maduro sebagai pemimpin negara itu.

Maduro memulai masa jabatan kedua pada 10 Januari, menyusul pemilihan yang diboikot tahun lalu yang ditolak oleh banyak pemerintah asing.

Kemudian pada 23 Januari, Guaido, pemimpin Majelis Nasional yang dikendalikan oposisi, menyatakan dirinya sebagai presiden sementara.

Tidak lama setelah Guaido mendeklarasikan diri sendiri sebagai presiden Venezuela sementara, Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka mengakui dia sebagai pemimpin negara.

Maduro menuduh Guaido melakukan kudeta dan memerintahkan penangkapannya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya