Berita

Gubernur Anies berfoto di sisi bus listrik karya anak bangsa/RMOL

Nusantara

Perangi Polusi Udara, Anies Serius Garap Bus Listrik Transjakarta Karya Anak Bangsa

SENIN, 29 APRIL 2019 | 13:52 WIB | LAPORAN:

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui BUMD PT TransJakarta serius perangi polusi dari hasil emisi gas kendaaran bermotor. Hal itu dilakukan dengan memulai pra uji coba bus tenaga listrik pertama di Indonesia.

Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan, 3 bus dari 2 pabrik,  diharapkan dapat lolos dalam uji coba dan mampu mengurangi polusi emisi gas buang di Jakarta.

"Salah satu aspek kehidupan di Jakarta yang perlu dikoreksi secara serius adalah aspek kualitas udara. Kualitas udara kita di sini sangat buruk dan ini membutuhkan perubahan yang drastis. Siapa yang harus melakukannya? Kita semua," kata Anies di Balaikota DKI Jakarta Pusat, Senin (29/4).


Adapun dua jenis bus listrik yakni BYD Auto Co Ltd dari Grup usaha Bakrie dengan bendera PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) dan bus listrik buatan PT Mobil Anak Bangsa (MAB).

"Secara administratif sekarang masih dalam proses, mudah-mudahan bulan Juni atau Juli selesai, kemudian bisa beroperasional," jelasnya.

Diketahui, Bus MAB adalah buatan PT Mobil Anak Bangsa. Bus listrik TransJakarta berwarna ini dibuat di karoseri New Armada di Magelang, Jawa Tengah. Bus ini memiliki daya tahan baterai bus TransJakarta listrik disebut mampu bertahan hingga 300 kilometer, dengan interval pengisian daya hanya 3 jam saja.

Sementara itu, bus BYD dibuat oleh produsen bus listrik terbesar di China, BYD Auto Co Ltd yang bekerja sama oleh Grup usaha Bakrie, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR). Bus listrik BYD menggunakan mesin Lithium Fenno Phosphabe (LiFePo) yang disebut memiliki daya 259 kwh, dengan tenaga maksimum 268 horsepower, dan dalam pengisian daya membutuhkan waktu 3 hingga 4 jam.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Pernyataan Eggi Sebut Akhlak Jokowi Baik jadi Bulan-bulanan Warganet

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:40

Senyum Walikota Madiun

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:19

Rapim Kemhan-TNI 2026 Tekankan Sishankamrata sebagai Kekuatan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:55

Legislator PKS Dorong Penyaluran KUR Pekerja Migran Tepat Waktu

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:35

Digiring ke Gedung KPK, Walikota Madiun Malah Minta Didoakan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:20

Bencana Menerjang, BUMN Datang

Senin, 19 Januari 2026 | 23:55

Polisi Bongkar Clandestine Lab Tembakau Sintetis Senilai Rp2 Miliar

Senin, 19 Januari 2026 | 23:37

Mantan Jubir KPK Ali Fikri Raih Gelar Doktor Hukum Unair

Senin, 19 Januari 2026 | 23:11

Napi Bebas Pakai Gawai di Lapas Bukan Kelalaian Biasa

Senin, 19 Januari 2026 | 23:02

Walikota Madiun Maidi Dkk Tiba di Gedung KPK, Sebagian Lewat Belakang

Senin, 19 Januari 2026 | 22:46

Selengkapnya