Berita

Foto:RMOL

Nusantara

Polda Metro Jaya Gelar Operasi Keselamatan 2019 Selama 14 Hari

SENIN, 29 APRIL 2019 | 11:52 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

. Polda Metro Jaya menggelar "Operasi Keselamatan 2019" yang akan dimulai hari ini, Senin (29/4) hingga 14 hari ke depan. Ribuan personel gabungan dikerahkan pada operasi tersebut.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, operasi yang akan dilaksanakan bertujuan untuk meminimalisir angka kecelakaan di jalan raya di wilayah Polda Metro Jaya.

"Mudah-mudahan dalam upaya kita ini angka kecelakaan lalu lintas turun dan fasilitas kecelakaan lalin akan semakin turun. Karena kecelakaan itu diawali pelanggaran kecil dan kita tidak taat dan patuh ke aturan yang ada," kata Irjen Gatot Eddy kepada awak media di Lapangan Promoter Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (29/4).


Dalam operasi kali ini, Gatot mengaku lebih mengutamakan tindakan peneguran untuk menghimbau kepada pengendara untuk tetap menaati peraturan berkendara.

"Kita mengedepankan langkah-langkah simpatik. Kegiatan persuasif kita laksanakan. Pelanggaran lalin tentunya kita akan tegur dengan cara simpatik," kata Gatot.

Jika pelanggaran yang dilakukan diulang kembali, Gatot mengaku akan menindak secara tegas para pelanggar. Namun, Gatot lebih mengutamakan tindakan peneguran.

"Tapi kalau pelanggaran itu diulang-ulang secara terus menerus maka kita akan lakukan penindakan hukum tentunya. Jadi kalau itu angkanya 100 persen jadi 80 persen angka simpatik, persuasif," jelasnya.

Operasi keselamatan 2019 akan dilaksanakan mulai Senin (29/4) hingga 14 hari ke depan. Gatot berharap kepada pengendara untuk tetap selalu menaati peraturan berkendara.

"Operasi ini mulai hari ini sampai 14 hari ke depan. Himbauannya untuk mematuhi peraturan yang ada. Jangan karena ada operasi ini masyarakat patuh dan setelah itu enggak patuh lagi. Ini menyangkut keamanan dan keselamatan berlalu lintas. Kalau enggak patuh korban kecelakaan lalin cukup tinggi walaupun kalau lihat angka-angkanya sudah menurun," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya