Berita

Foto: PR Pertamina EP Asset 3

Bisnis

PT Pertamina EP Asset 3 Kenalkan Kegiatan Hulu Migas

MINGGU, 28 APRIL 2019 | 13:09 WIB | LAPORAN:

Upaya perusahaan dalam rangka mencari dan memproduksikan minyak dan gas tidak serta merta dapat tercapai tanpa adanya segenap dukungan dari stakeholder.

Menyadari hal ini, PT Pertamina EP (PEP) Asset 3 Subang Field menggelar kegiatan bertajuk Media Visit PT Pertamina EP Asset 3 Subang Field Tahun 2019 dengan mengundang wartawan dari wilayah Kabupaten Subang dan Karawang pada Kamis (25/4) lalu.

"Kami dari Pertamina EP, sebagai KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) Pemerintah Indonesia yang berada di bawah pengawasan dari SKK Migas, tentunya berharap  menjadi bagian dari garda terdepan dalam menunjang kemandirian energi di Indonesia," tutur Public Relation Manager, Hermansyah Y Nasroen.


Hermansyah menjelaskan, tujuan dilaksanakannya media visit tak lain  mempererat silaturahmi, juga mengenalkan kegiatan hulu migas yang dilaksanakan di PT Pertamina EP.

Industri hulu migas sendiri dipandang sebagai industri yang memegang posisi strategis dan sekaligus juga menjadi motor penggerak roda perekonomian di sebuah negara.

Oleh sebab itu, kegiatan hulu migas membutuhkan dukungan dari seluruh pihak, agar kegiatan eksplorasi dan produksi migas di Indonesia dapat membuahkan hasil yang baik.
"Kebutuhan minyak di Indonesia sekitar 1.5 juta BOPD sedangkan produksi kita hanya 700 ribu BOPD. Sehingga kita, mau tidak mau, harus menekan gap ini melalui kegiatan eksplorasi yang masif," terang Febrian Dama Asmara, mewakili Kepala Divisi Humas SKK Migas.

Dalam kesempatan media visit yang dihadiri puluhan wartawan media cetak dan online tersebut, SKK Migas juga mengucapkan terimakasih karena media telah berperan baik dalam kolaborasi bersama industri migas di Indonesia.

Dalam rangkaian kegiatan media visit, PEP Asset 3 Subang Field mengajak wartawan untuk melihat langsung alur proses kegiatan produksi migas dengan berkunjung ke Stasiun Pengumpul (SP) Subang di Desa Cidahu, Kabupaten Subang.
Mochammad Najih Said, yang bertugas sebagai Kepala Distrik Subang kemudian mengajak wartawan berkeliling area SP, disambil juga menguraikan kegiatan yang dilaksanakan oleh pekerja Pertamina EP di lapangan.

Setelah berkunjung ke SP Subang, wartawan pun juga diberikan paparan terkait kegiatan hulu migas untuk menerangkan kegiatan hulu migas oleh Field Manager PEP Asset 3 Subang Field Armand Mel Hukom.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan Pertamina EP Asset 3 Field Subang meliputi kegiatan hulu migas, yakni mencakup kegiatan eksplorasi dan produksi migas. Mulai dari pencairan hidrokarbon hingga mengalirkan minyak mentah hingga ke titik serah.

Terkait pentingnya kegiatan hulu migas di wilayah lapangan kerja Subang, pria yang memulai karir di Pertamina sejak tahun 1992 ini mengungkapkan bahwa seluruh produksi migas dari lapangan Subang sepenuhnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.  

Produksi minyak dan gas Ytd 2018 Subang Field yakni 3.039 BOPD dan 207.20 MMSCFD dimana seluruhnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Minyak disalurkan ke RU VI Balongan, sementara produksi gas digunakan untuk kebutuhan pembangkit listrik dan juga menunjang industri lainnya seperti PT Krakatau Steel dan Pupuk Kujang.

Di samping itu, Armand juga menjelaskan bahwa misi perusahaan untuk dapat tumbuh bersama lingkungan. Oleh sebat itu, perusahaan juga menggiatkan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam beragam bidang baik pendidikan, lingkungan, kesehatan, hingga sosial ekonomi.

PEP Asset 3 pun banyak meraih penghargaan di bidang CSR tahun 2018, baik dalam skala internasional seperti The Peer Awards, dan juga PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Kegiatan media visit ditutup dengan paparan dari Ketua Komisi Pengaduan Masyarakat & Penegakan Etika Pers Dewan Pers, Imam Wahyudi terkait Kode Etik Jurnalis.

Imam pun mengingatkan bahwa syarat konten dari pers adalah aturan, tata karma, dan kode etik.

"Media yang profesional harus terdata oleh Dewan Pers melalui proses verifikasi dan selanjutnya akan mendapatkan sertifikasi," terang Imam.

Peserta sendiri tampak sangat antusias terhadap kegiatan yang digelar. Hal ini tercermin dari banyaknya penanya dan juga feedback dari wartawan yang hadir.

"Seru, mau diadakan lagi tiap tahu"", ungkap salah satu wartawan media online di akhir acara.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya